Pelaku Pembakar Truk Satpol PP Sukoharjo Terekam CCTV

Pelaku Pembakar Truk Satpol PP Sukoharjo Terekam CCTV

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pada hari Kamis (8/10/2020) lalu, aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa dan eleman masyarakat lainnya yang tergabung dalam Solo Raya Menggugat di Bundaran Tugu Kartasura, Sukoharjo berakhir ricuh.

Sempat terjadi lempar-lemparan batu antara pengunjuk rasa dan petugas kepolisian. Polisi lalu menembakkan gas air mata yang membuat pengunjuk rasa berlarian menghindar.

Akibat dari kericuhan tersebut truk milik Satpol PP Sukoharjo dibakar massa aksi unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja di Bundaran Tugu Kartasura itu.

Mengetahui hal tersebut, Pemerintah Kabupeten (Pemkab) Sukoharjo tak hanya diam, pihaknya meminta kepolisian segera menangkap pelaku pembakar truk milik Satpol PP Sukoharjo.

Baca Juga:  Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Wanita Yang Terbakar Di Sukoharjo

Kini ada kabar terbaru mengenai perisitiwa dibakarnya truk milik Satpol PP Sukoharjo tersebut. Beberapa orang diduga pelaku terekam kamera CCTV.

Heru Indarjo selaku Kepala Satpol PP Sukoharjo menyampaikan bahwa masih menunggu hasil penyelidikan kasus pembakaran truk tersebut.

Heru menjelaskan bahwa polisi sudah bergerak melakukan pendataan dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Pada hari Minggu (11/10/2020) kemarin, Heru menuturkan, “Ada rekaman CCTV di sana. Semua rekaman cctv dan keterangan anggota kami bisa menjadi informasi bagi polisi mengungkap siapa pelakunya”.

Satpol PP Sukoharjo juga meminta kepada Polres Sukoharjo untuk memproses hukum pelaku pembakaran truk operasional. Pasalnya tindakan anarkis perusakan tersebut jelas melanggar aturan.

Baca Juga:  Pajak Hotel dan Restoran Turun Drastis, Dinas Pariwisata Solo Pesimis

Wardoyo Wijaya -Bupati Sukoharjo- menegaskan bahwa perbuatan anarkis tersebut sangat disesalkan Pemkab Sukoharjo.

Wardoyo mengatakan,”Pelaku harus dicari, biar ada efek jera dan kami sudah meminta pada Polres Sukoharjo segera bertindak”.

Pihaknya menyampaikan bahwa mempersilahkan masyarakat menyampaikan aspirasinya terkait Undang Undang Cipta Kerja. Tetapi demo yang berujung tindakan anarkis dan perusakan sangat tidak dibenarkan.

Aksi pembakaran truk operasional tersebut membuat aktivitas Satpol PP Sukoharjo menjadi terganggu dan Satpol PP Sukoharjo hanya memiliki satu unit truk operasional saja.

Tags: , ,