Pelaku Wisata, Hotel, dan Katering di Solo Divaksini Pekan Depan

Pelaku Wisata, Hotel, dan Katering di Solo Divaksini Pekan Depan

Pada pekan depan, para pelaku wisata, pekerja hotel, dan katering di Kota Solo akan mendapat giliran vaksinasi.

Namun, hingga saat ini jumlah pasti sasaran vaksinasi dari kategori tersebut masih dihitung.

Siti Wahyuningsih selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menyampaikan bahwa kategori tersebut memiliki risiko tinggi mengingat kerap menangani konsumen.

Pada hari Rabu (24/3/2021), Ning sapaan akrab Kepala DKK Solo itu mengatakan, “Mereka berisiko karena berhadapan dengan pelanggan, risiko tertular dan menularkan. Ini saya masih menginventarisasi. Mereka yang divaksin bukan bos-bosnya justru yang di pelayanan. Nanti datanya masuk dulu dan bertahap”.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaku wisata dari Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Solo data yang akan divaksin sudah masuk 106 orang.

Baca Juga:  Digelar Hybrid dari Solo, IMF 2021 Usung Tema Kebhinekaan

“Tapi sekali lagi saya mintanya yang beroperasi di Solo bukan semua daerah lain mintanya ke Solo”, katanya lagi.

Sekadar informasi, DKK sudah bersurat dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendata sasaran vaksinasi.

Jumlah dari kategori tersebut mencapai ribuan orang sehingga akan dilakukan seleksi guna memastikan tepat sasaran.

Ning menerangkan bahwa kalangan ekonomi sebenarnya diminta ikut vaksin gotong royong atau mandiri. Tetapi, jumlah vaksin yang terbatas membuat usulan itu belum terpenuhi.

“Kami akan lihat apakah mereka benar-benar front office atau bukan. Mereka yang berinteraksi yang jelas disasar,” ungkapnya.

Tags: , ,