Pelantikan Bupati Sukoharjo Resmi Ditunda

Pelantikan Bupati Sukoharjo Resmi Ditunda

Hingga kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo belum menyiapkan terkait calon pejabat pelaksana harian maupun penjabat Bupati untuk antisipasi kekosongan jabatan jika pelantikan bupati dan wabup mengalami penundaan.

Pemkab Sukoharjo mengaku masih menunggu mengenai surat keputusan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait penunjukan pejabat Pelaksana Harian (Plh) Bupati.

Budi Santoso selaku Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sukoharjo menyampaikan bahwa pelantikan bupati-wabup terpilih hasil Pilkada 2020 resmi ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penundaan ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavia melalui Gubernur Jawa Tengah.

Tindak lanjutnya, pemerintah provinsi menunjuk Plh Bupati untuk mengisi kekosongan jabatan hingga pelantikan bupati baru.

Baca Juga:  Fahri Hamzah-Ahok Sudah Temui Gibran di Solo, Bagaimana dengan Fadli Zon?

Untuk informasi, Plh bupati untuk mengisi kekosongan hingga pelantikan akan mulai efektif setelah masa jabatan bupati dan wakil bupati Sukoharjo periode 2015-2020 berakhir pada 17 Februari mendatang.

Pada hari Jumat (12/2/2021) kemarin, Budi menuturkan, “Sejauh ini belum menerima surat siapa yang ditunjuk untuk Plh Bupati”.

Namun, jika menilik instruksi Mendagri, Plh bupati dijabat sekretaris daerah (Sekda) setempat.

Tetapi untuk Sukoharjo, jabatan Sekda saat ini juga mengalami kekosongan sehingga diampu oleh penjabat utusan Pemprov.

Atas kondisi tersebut, Pj Sekda belum bisa mengetahui siapa yang ditunjuk Pemprov sebagai Plh Bupati.

“Saya belum tahu siapa yang ditunjuk. Apakah saya atau bukan. Karena jabatan sekda di sini juga kosong,” ujarnya.

Baca Juga:  Kaesang Janjikan Bintang Piala Menpora Untuk Persis Solo

Budi juga menjelaskan bahwa bergesernya Penjabat Sekda menjadi Pelaksana Harian Bupati sambil menunggu pelantikan akan berakibat kekosongan salah satu jabatan krusial dalam pemerintahan Sukoharjo

“Nah, bagi daerah yang jabatan sekdanya kosong boleh apa tidak (diisi sekda) itu tinggal keputusan pemprov,” tuturnya.

Tags: , ,