Pelantikan Wali Kota Solo Terpilih Masih Menunggu Surat Kemendagri

Pelantikan Wali Kota Solo Terpilih Masih Menunggu Surat Kemendagri

Hingga saat ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo belum dapat memastikan terkait jadwal pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih dalam pilkada 2020 lalu.

DPRD masih menunggu keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Budi Prasetyo selaku Ketua DPRD Kota Solo menyebut bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada Kemendagri mengenai hasil pilkada di Kota Solo.

Pihaknya mengaku masih menunggu terbitnya surat pengangkatan wali kota dan wakil wali kota yang baru.

Pada hari Minggu (31/1/2021) kemarin, Budi menuturkan, “Masa jabatan wali kota dan wakil wali kota yang saat ini menjabat akan habis pada 17 Februari”.

Sementara itu, untuk diketahui, bahwa pelantikan kepala daerah yang baru tidak harus bersamaan dengan habisnya masa jabatan kepala daerah yang lama.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Budi menambahkan, “Jika pelantikannya tidak berbarengan maka harus menunjuk pejabat sementara”.

Untuk informasi, pejabat sementara akan ditunjuk langsung oleh Gubernur Jawa Tengah.

Biasanya, pejabat sementara diambilkan dari salah satu pejabat di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Namun tidak menutup kemungkinan bahwa gubernur akan menunjuk pejabat dari daerah setempat.

“Karena banyak yang menggelar pilkada, besar kemungkinan pejabat sementara akan dipegang oleh Sekretaris Daerah”, kata Budi.

Seperti yang diketahui, Pilkada yang digelar di Kota Solo pada 9 Desember lalu dimenangkan oleh pasangan Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa yang unggul cukup telak.

Pasangan yang bernomor urut 01 itu berhasil memperoleh kemenangan sebesar 86,5 persen dalam suara pemilihan.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Sementara pasangan independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo hanya mendapat 13,5 persen dari suara sah dalam pemilihan.

Tags: , ,