Pembunuh Wanita Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo Dituntut Hukuman Mati

Pembunuh Wanita Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo Dituntut Hukuman Mati

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pada hari Selasa (20/10/2020), sekitar pukul 22.00 WIB, mayat Yulia ditemukan terbakar di dalam mobilnya yang terparkir di halaman toko material bangunan di Dukuh Cendono Baru RT 4/7 Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.

Bermula dari seorang warga yang melihat kepulan asap dari satu unit mobil dan ternyata setelah dipadamkan, ada sesosok mayat perempuan di bagian belakang.

Sejumlah saksi telah diperiksa polisi, mulai dari keluarga hingga warga yang menemukan mobil dan mayat terbakar tersebut.

Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku yang terkait dengan peristiwa pembunuhan tersebut.

Kini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman mati kepada Eko Prasetyo (30) yakni pelaku pembunuhan terhadap Yulia tersebut.

JPU berpendapat bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Yulia.

Diketahui, Yulia dihabisi di kandang ayam di Dukuh Ngesong, Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari.

Kemudian jasadnya dibakar di dalam mobil Daihatsu Xenia yang ditemukan di halaman toko bangunan (TB) Mekar Jaya Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo.

Saiman selaku Pejabat Humas Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo menjelaskan bahwa sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU telah digelar belum lama ini.

Hingga saat ini, sidang kasus pembunuhan terhadap Yulia tinggal memasuki tahapan vonis Majelis Hakim.

Pada hari Selasa (6/4/2021) kemarin, Saiman mengatakan, “Untuk perkara pembunuhan Yulia sudah dituntut dengan tuntutan pidana mati. Dan insya allah Senin tanggal 12 April 2021 agenda persidangan adalah pembacaan putusan dari Majelis Hakim”.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim M. Buchary Kurniata Tampubolon dan dua hakim anggota masing-masing Dewi Rindaryati dan Wahyu Kusumaningrum akan dilaksanakan pada Senin (12/4/2021) mendatang.

Dalam sidang tersebut majelis hakim akan membacakan vonis yang dijatuhkan terhadap terdakwa.
Sementara itu, Tatang Agus Volleyantono -Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sukoharjo- menyampaikan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan hukuman mati.

Hal ini lantaran terdakwa melakukan pembunuhan berencana, pencurian disertai kekerasan dan pembakaran terhadap korban.

Tatang menuturkan, “Kami tinggal menunggu sidang vonis saja. Kami berharap majelis hakim menjatuhkan vonis sesuai tuntutan yang diajukan JPU, yaitu hukuman mati”.

Tags: , ,