Pembunuh Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo Divonis Mati

Pembunuh Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo Divonis Mati

Eko Prasetyo, terdakwa kasus pembunuhan Yulia (42), perempuan yang ditemukan tewas dalam mobil yang terbakar di Sukoharjo, Jawa Tengah divonis hakim dengan hukuman mati.

Sidang dengan agenda pembacaan vonis digelar di Pengadilan Negeri Sukoharjo, pada hari Senin (12/4/2021). Bertindak sebagai ketua majelis hakim yakni M. Buchary Kurniata Tampubolon. Kemudian hakim anggota adalah Dewi Rindaryati dan Wahyu Kusumaningrum.

Saiman selaku Humas PN Sukoharjo mengatakan, “Jadi berdasarkan fakta-fakta hasil dari saksi terus bukti visum, di situ keyakinan hakim bahwa demikian sadis sehingga dijatuhkanlah vonis mati”.

Menurutnya perbuatan terdakwa yang membunuh korban tergolong sadis. Selain memukul dengan linggis, terdakwa juga menyeret korban ke dalam mobil kemudian dibakar.

“Yang memberatkan adalah terdakwa ini dipinjami modal oleh korban, tapi korban dibunuh. Dipinjami artinya membantu dia (terdakwa), tapi korban malah dibunuh,” jelas Saiman.

Lalu kesadisan yang lain yakni ketika terdakwa usai memukul kepala korban dengan linggis.

Kemudian meminta korban memberikan nomor PIN e-Banking.

“Korban memberikan nomornya, tapi tetap dipukul kepalanya menggunakan linggis. Kemudian, entah kondisinya masih hidup atau sudah meninggal, korban diseret ke dalam mobil, lalu dibakar,” terangnya.

Ia juga menyampaikan bahwa atas vonis tersebut, terdakwa menyatakan pikir-pikir dan majelis hakim memberikan waktu tujuh hari untuk pikir-pikir.

“Terdakwa kan masih punya hak untuk banding. Waktunya tujuh hari untuk pikir-pikir”, ujarnya.

Untuk informasi, pelaku Eko Prasetyo menghabisi nyawa Yulia dengan cara dipukul kepalanya sebanyak dua kali oleh pelaku menggunakan linggis. Setelah memukul korban menggunakan linggis, pelaku juga memaksa korban untuk memberitahukan pin ATM-nya.

Korban dan mobilnya lalu dibakar oleh pelaku di halaman toko bangunan di Dukuh Cendono Baru RT 004, RW 007, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo.

Pembunuhan itu terjadi dilatarbelakangi masalah utang piutang. Di mana pelaku mempunyai utang kepada korban sebesar Rp 145 juta.

Tags: , ,