Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi Ditahan

Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi Ditahan

Pada hari Senin (1/2/2021), pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dilaporkan ditahan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yakni Myo Nyunt.

Suu Kyi ditahan bersama Presiden Win Myint dan para pemimpin lainnya oleh kelompok miliiter.

Ini terjadi setelah berhari-hari ketegangan meningkat antara pemerintah sipil dan junta.

Mengutip dari Reuters, Myo menuturkan, “Saya ingin memberi tahu orang-orang kami untuk tidak menanggapi dengan gegabah dan saya ingin mereka bertindak sesuai dengan hukum”.

Myo menambahkan bahwa dia juga kemungkinan akan ditahan.

Untuk informasi, ketegangan yang terjadi antara sipil dan militer telah menimbulkan ketakutan akan ada kudeta.

Baca Juga:  Giliran Ahok Temui Gibran di Solo, Ini yang Dibahas

Seperti yang diketahui sebelumnya militer menuding bahwa pemilu 2020 yang dimenangkan NLD dengan 83 kursi di parlemen penuh kecurangan.

Sekelompok negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Australia, mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Jumat lalu yang memperingatkan “setiap upaya untuk mengubah hasil pemilu atau menghalangi transisi demokrasi Myanmar”.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (31/1/2021), militer Myanmar menuduh diplomat asing membuat “asumsi yang tidak beralasan”.

Sementara itu, kelompok HAM setempat, Burma Rights UK, mengecam penahanan itu dan menyerukan komunitas internasional harus bertindak.

“Kabar menghancurkan soal kudeta yang terjadi di Burma. Ini perlu ditanggapi dengan respons internasional yang paling kuat,” tegas Burma Rights UK dalam pernyataan via Twitter.

Baca Juga:  Fahri Hamzah-Ahok Sudah Temui Gibran di Solo, Bagaimana dengan Fadli Zon?

“Militer perlu dibuat untuk memahami bahwa mereka telah melakukan kesalahan perhitungan besar dalam berpikir bahwa mereka bisa lolos dari hal ini,” imbuhnya

Tags: , ,