Pemkab Karanganyar Longgarkan Aturan Hajatan

Pemkab Karanganyar Longgarkan Aturan Hajatan

Untuk informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kini melonggarkan terkait dengan penyelenggaran hajatan.

Seperti yang diketahui, dulu Pemkab hanya memperbolehkan hajatan diselenggarakan dengan konsep acara banyu mili.

Sistem banyu mili diterapkan dengan tujuan untuk agar memecah kerumunan. Dalam penerapan banyu mili, tamu yang datang langsung memberi selamat lalu pulang. Makanan saji dibawa pulang.

Namun sekarang, tuan rumah boleh menjamu tamu lebih lama. Mereka menyediakan tempat duduk dan meja supaya nyaman menyantap hidangan dan menikmati hiburan.

Pada hari Senin (8/3/2021) kemarin, Julyatmono selaku Bupati Karanganyar mengatakan, “Saya akan memberikan kelonggaran penyelenggaraan hajatan. Yang kemarin hajatan menggunakan sistem banyu mili sekarang kami izinkan bisa (menata kursi) duduk. Piring terbang,”

Baca Juga:  Gibran Pastikan Pemudik Yang Nekat Pulang Ke Solo Langsung Dikarantina

Terkait dengan penyajian makanan, kini boleh dengan piring terbang atau malah prasmanan. Asal, semua dilayani katering.

Tetapi, Yuli, sapaan akrab Bupati Karanganyar itu, mensyaratkan pembatasan tamu undangan. Penyelenggara hajatan harus secara sadar menaati ketentuan tersebut. Penyelenggara hajatan boleh menata kursi tetapi kapasitas maksimal 50% dari total kapasitas tempat hajatan.

“Namun yang perlu dicatat boleh duduk tapi kapasitasnya hanya 50 persen saja,” ujarnya.

“Jadi silakan dipatuhi. Boleh menata kursi dengan kapasitas 50% dari kapasitas tempat. Pendekatan (PPKM Mikro) ini di tingkat RT. Biasanya tanya soal hajatan. Silakan hidupkan hajatan. Banyu mili atau piring terbang tetapi kapasitas dibatasi maksimal 50% dari kapasitas tempat acara”, tegasnya.

Baca Juga:  Kapan Kuota Gratis Kemendikbud Cair?

Ia mengaku memiliki alasan khusus mengapa mengubah kebijakan tentang penyelenggaraan hajatan pada masa PPKM Mikro jilid 3. Yuli mengaku menerima masukan dan keluhan dari sejumlah pihak, seperti pekerja seni, masyarakat, dan pihak lain.

Tags: , ,