Pemkot Solo Antisipasi Eksodus Pengemis dari Luar Daerah

Pemkot Solo Antisipasi Eksodus Pengemis dari Luar Daerah

Pada bulan Ramadhan 2021 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, mengantisipasi aksi eksodus pengemis dari luar daerah yang datang ke Solo.

Arif Darmawan selaku Kepala Satpol PP Solo menyampaikan bahwa eksodus pengemis dari luar daerah marak terjadi pada bulan Ramadhan.

Untuk informasi, biasanya, eksodus pengemis dari luar daerah datang ke Solo pada hari ke 10 puasa Ramadhan.

Pada hari Kamis (15/4/2021), Arif menuturkan, “Sekitar 10 hari bulan puasa biasanya ada eksodus pengemis masuk Solo. Setiap tahun sudah kita antisipasi”.

Pihaknya menegaskan bahwa antisipasi eksodus pengemis dari luar daerah masuk ke Solo tersebut dengan menggiatkan patroli rutin setiap hari.

Arif juga juga akan memaksimalkan petugas linmas di setiap kelurahan untuk mengawasi dan memantau adanya eksodus pengemis.

Ia menyampaikan, “Sebelum mereka masuk sudah kita antisipasi dulu. Nanti setelah mereka datang langsung kita tangkep”.

Arif menuturkan, jika melihat dari pengalaman Ramadhan tahun lalu, para pengemis datang ke Solo dengan cara rombongan.

Lalu mereka menyewa suatu tempat atau indekos sebagai penginapan sementara selama Ramadhan.

“Mereka setiap hari muter di Solo untuk mencari uang dengan cara meminta-minta. Mereka menanfaatkan bulan Ramadhan,” ujarnya.

Arif menambahkan bahwa pada awal Ramadhan 2021 sudah menjaring puluhan pengemis dengan modus membawa becak.

Mereka yang terjaring dalam operasi kemudian didata satu persatu, lalu setelah itu mereka dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Tags: , ,