Pemkot Solo Longgarkan Pedagang Takjil dan Buka Puasa Bersama

Pemkot Solo Longgarkan Pedagang Takjil dan Buka Puasa Bersama

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro jilid 5 yang berlaku tanggal 5-18 April 2021.

Dalam SE tersebut mengatur beberapa hal, antara lain yakni terkait kegiatan ibadah pada saat Ramadan, termasuk Salat Tarawih dan kegiatan buka bersama.

Pemkot mengizinkan masyarakat menggelar buka puasa bersama pada Ramadan kali ini. Namun ada syaratnya. Selain itu, pedagang musiman, khususnya yang menyediakan menu takjil juga diberi kelonggaran.

Pada hari Senin (5/4/2021) kemarin, Ahyani selaku Sekretaris Daerah Kota Solo mengatakan, “Ibadah Salat Tarawih di masjid diperbolehkan”.

Namun, jumlah jemaah yang diperkenankan maksimal 50 persen dari kapasitas masjid.

Selain itu, masyarakat juga diperkenankan untuk menggelar acara buka bersama.

Tetapi, kegiatan tersebut harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Pihaknya tidak memperkenankan penyelenggaraan event lain di tengah acara buka bersama itu.

Selama Ramadan, pihaknya juga memberi kelonggaran kepada pedagang untuk berjualan takjil.

Dalam aturannya, pedagang musiman tersebut dilarang untuk berdagang di tepi jalan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas, wajib menjaga jarak antara satu pedagang dengan pedagang lainnya, serta mengemas setiap menu yang dijajakan. Artinya, pedagang tidak diperkenankan baru mengemas menu saat pembeli datang.

Selain itu, bagi mereka yang menggunakan konsep pedagang kaki lima (PKL), tidak boleh menyediakan makan di tempat. Seluruh jajanan wajib dibawa pulang oleh pembeli.

“Penjual takjil saat Ramadan diperbolehkan asalkan tidak berkerumun. Kalau melanggar akan kita tegur,” tutur Ahyani.

Petugas juga akan melakukan pengawasan terhadap para pedagang takjil.

“Jika sampai tiga kali melanggar, dia akan dilarang berjualan lagi”, tegasnya.

Tags: , ,