Pemkot Solo Pantau Mobilitas Pegawai Untuk Cegah Mudik Saat Imlek

Pemkot Solo Pantau Mobilitas Pegawai Untuk Cegah Mudik Saat Imlek

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melarang para pegawainya untuk bepergian ke luar kota pada libur Tahun Baru Imlek yang bersamaan dengan libur akhir pekan ini. Larangan itu diberikan terkait dengan situasi pandemi Covid-19.

Hal ini adalah untuk mengikuti instruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) untuk melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) ke luar kota selama libur panjang tersebut.

Rudy, sapaan akrab Wali Kota Solo itu menjelaskan bahwa semua pegawai negeri di lingkungan Pemkot Solo harus tetap berada di dalam kota selama long weekend. Mereka juga diwajibkan melaporkan keberadaannya selama libur Imlek dan akhir pekan ini.

Rudy juga mengatakan bahwa larangan tersebut akan segera dibuat dalam surat edaran (SE). Bahkan politisi PDI Perjuangan itu juga menyampaikan bahwa larangan ke luar kota itu termasuk ke kabupaten sekitar Solo.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Pada Rabu (10/2/2021) kemarin, Rudy menuturkan, “Akan kami tindak lanjuti dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) wali kota”.

“Jadi SE sudah saya minta dibuat, ASN dilarang ke luar kota. Ke Karanganyar, Sukoharjo ya nggak boleh. Harus di dalam kota dan di rumah. Supaya tidak terjadi penyebaran-penyebaran yang susah dideteksi”, terangnya.

Larangan tersebut menurutnya diberikan terkait dengan pandemi Covid-19 yang masih belum bisa dikendalikan.

Pegawai pemerintah harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan mengurangi mobilitas.

Terkait pengawasan terhadap ASN, Rudy mengatakan akan ada inspeksi mendadak secara virtual. Hal yang sama juga dilakukan saat memantau ASN yang bekerja dari rumah (WFH).

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

“Nanti kita sidak. Seperti WFH kan kita telepon, betul di rumah nggak”, tegasnya.

Rudy juga berharap masyarakat dari luar kota tidak perlu untuk mudik ke Kota Solo selama libur akhir pekan ini.

Terutama warga yang merayakan Imlek, juga diminta tetap berada di rumah. Kegiatan silaturahmi diminta dilaksanakan secara virtual.

Imbauan untuk tidak mudik itu juga dilakukan saat libur Lebaran maupun Natal dan kemarin. Dia berharap masyarakat mematuhinya agar penularan wabah Covid-19 bisa semakin ditekan.

“Masyarakat sama saja, semua masyarakat tidak perlu libur panjang. Tidak perlu mudik. Di rumah saja. Imlek saya minta tidak dulu, kemarin kan Lebaran dan Natal juga tidak kok”, katanya.

Tags: , ,