Pemudik Lokal Wajib Bawa SIKM Untuk Masuk Kota Solo

Pemudik Lokal Wajib Bawa SIKM Untuk Masuk Kota Solo

Untuk memastikan pembatasan pemudik di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mewajibkan pemudik lokal memiliki surat izin keluar/masuk (SIKM).

Aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Surakarta Nomor 067/1156 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Peran Satuan Tugas Tingkat Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Surakarta yang keluar di Solo pada Selasa (20/4/2021) kemarin.

Ahyani selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo menyampaikan bahwa pemudik lokal maupun dari luar provinsi perlakuannya sama dan diwajibkan membawa SIKM.

Ahyani mengatakan, “Untuk masyarakat yang melakukan perjalanan lintas kota, kabupaten, provinsi, dan negara tidak memiliki dokumen tersebut, maka wajib melakukan karantina selama lima hari di Solo Techno Park (STP)”.

Bila enggan karantina di STP, bisa menggunakan tempat lain yang telah ditetapkan satgas setempat.

Ahyani menambahkan bahwa STP yang telah disiapkan pemkot untuk lokasi karantina memiliki kapasitas sebanyak 200 orang.

Ketika disinggung terkait penjagaan di sejumlah titik masuk Kota Solo, pihaknya memastikan, tidak ada petugas di pintu masuk Kota Solo. Ini karena menyesuaikan aturan pada PPKM mikro.

Seperti yang diketahui, pada SE tersebut juga memuat aturan mengenai peniadaan mudik Lebaran bagi masyarakat mulai 1-17 Mei 2021.

Larangan tersebut dikecualikan bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan nonmudik, yaitu bekerja atau perjalanan dinas.

“Selain itu, juga kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal dunia, dan ibu hamil yang didampingi oleh anggota keluarga dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang”, ungkap Ahyani.

Tags: , ,