Pemudik Tak Jujur, Covid-19 di Karanganyar Meningkat

Pemudik Tak Jujur, Covid-19 di Karanganyar Meningkat

Penelusuran yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar, menemukan para pemudik yang tiba ke kampung halamannya tidak menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Komentar senada juga datang dari Bupati Karanganyar Juliyatmono. Ia mengatakan bahwa kasus positif virus corona (Covid-19) di wilayahnya mengalami peningkatan lebih disebabkan oleh perilaku para pemudik yang tidak disiplin dan tidak jujur saat kembali ke kampung halamannya.

Sebelum memimpin rapat koordinasi dengan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (ODP) pada hari Rabu kemarin (01/07/2020), Juliyatmono menjelaskan, “Para pemudik ini, langsung melakukan interaksi dengan keluarga dan warga sekitar, sehingga sangat rentan terhadap penyebaran virus corona”.

Orang nomor 1 di Bumi Intanpari itu mencontohkan seperti kasus yang terjadi di Jumapolo. Salah seorang pemudik ini menularkan kepada tiga orang anggota keluarganya. Pasien itu merupakan perantau dari Jawa Timur. Sedangkan satu orang dari Tasikmadu tertular dari kontak erat dengan pasien asal Karanganyar Kota.

Baca Juga:  Identitas Mayat Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo Terungkap

“Akibat tidak jujur dan tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, keluarga dan kerabat terdekat yang menjadi korban. Harusnya mereka itu melakukan isolasi mandiri, dan itu tidak dilakukan,” tegas Juliatmono.

Juliyatmono kembali menekankan, agar Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 di kecamatan dan masing-masing desa, lebih ketat melakukan pengawasan terhadap para pendatang atau warga setempat yang baru bepergian ke luar daerah.

Berdasarkan data yang diunggah Pemkab Karanganyar, jumlah kasus Covid-19 di Karanganyar, hingga Rabu (01/07/2020) sebanyak 45 kasus. Data tersebut, 10 diantaranya masih menjalani perawatan, 32 orang sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Tags: , ,