Pencaplokan Wilayah, Israel Dikecam Keras 4 Negara

Aneksasi Wilayah, Israel Dikecam Keras 4 Negara

Aneksasi (pencaplokan) wilayah Palestina oleh Israel telah dikecam oleh banyak negara. Situasi di Palestina-Israel saat ini semakin memanas.

Setelah Presiden China Xi Jinping, empat negara lain saat ini membuat pernyataan tegas kepada Israel. Mesir, Perancis, Jerman dan Yordania mendesak Israel untuk membatalkan rencananya karena ini akan memiliki konsekuensi pada hubungan yang ada.

“Kami sepakat bahwa setiap aneksasi wilayah Palestina yang diduduki pada tahun 1967 akan menjadi pelanggaran hukum internasional dan akan mengganggu fondasi proses perdamaian,” kata para menteri dalam sebuah pernyataan setelah konferensi video bersama, yang dikutip oleh AFP, Rabu (08/07/2020).

Pemerintah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menetapkan 1 Juli sebagai tanggal aneksasi. Dua wilayah telah dianeksasi, yaitu Tepi Barat dan Lembah Jordan yang strategis.

Baca Juga:  Setahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin, Apa Komentar Gibran?

Keputusan ini didukung oleh Presiden AS Donald Trump pada Januari lalu. Trump bahkan menyetujui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan baru akan mengakui kemerdekaan Palestina setelah empat tahun kemudian.

“Kami tidak akan mengakui adanya perubahan pada perbatasan 1967, yang tidak disetujui oleh kedua belah pihak dalam konflik,” kata pernyataan itu lagi.

“Kami juga sepakat bahwa langkah seperti itu akan memiliki konsekuensi serius bagi keamanan dan stabilitas kawasan, dan akan menjadi hambatan utama bagi upaya yang bertujuan untuk mencapai perdamaian yang komprehensif dan adil.”

“Itu juga dapat memiliki konsekuensi untuk hubungan dengan Israel.”

Setelah menduduki Tepi Barat selama Perang Enam Hari 1967, Israel mulai membangun jaringan permukiman pada dekade berikutnya. Konstruksi berlanjut hingga hari ini.

Baca Juga:  Pasangan Bajo Akan Bangun Sektor Pariwisata Bernuansa Keraton

Meskipun dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional, populasi pendatang telah melonjak. Dalam dekade terakhir, jumlah itu bahkan meningkat 50%.

Tags: , , ,