Pengunjung Objek Wisata Tawangmangu Menurun

Pengunjung Objek Wisata Tawangmangu Menurun

Pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, pengunjung objek wisata di kawasan wisata Tawangmangu mengalami penurunan.

Bahkan jumlah penurunan wisatawan itu mencapai hingga tiga kali lipat jika dibandingkan dengan momen yang sama di tahun sebelumnya.

Selama momen Nataru, kawasan wisata Tawangmangu yang sudah dikenal dengan arus lalu lintas padat dan macet, kali ini justru cenderung terlihat lancar.

Parmin Sastro, -salah satu pelaku usaha di Kecamatan Tawangmangu- menyebut bahwa pada momen liburan panjang pada akhir tahun ini tidak bisa menjadi lahan panen industri pariwisata di Kabupaten Karanganyar.

Parmin mencontohkan jumlah pengunjung The Lawu Park I dan II pada 1 Januari 2020 silam tercatat sebanyak 3.000 orang. Namun pada tahun ini, mereka hanya mencatat 1.014 pengunjung.

Baca Juga:  Kantor BPPKAD Solo Tutup 5 Hari Imbas 3 Pegawai Positif Covid-19

Hal yang tak jauh berbeda juga terjadi pada objek wisata Sakura Hills. Pada tahun lalu mereka bisa mendatangkan 1.500-an orang, namun di tahun ini hanya tercatat 300 pengunjung.

Parmin pada hari Sabtu (2/12/2020) lalu mengatakan, “Semua objek, destinasi wisata mengalami. Jadi mulai Natal itu kan sudah ada isu karantina, rapid test antigen, penutupan akses jalan, dan penutupan tempat wisata. Praktiknya memang ada. Di Magetan ada penyekatan. Di Solo juga. Jadi walaupun Karanganyar membuka seluas-luasnya tetapi dari luar kan enggak bisa leluasa masuk”.

Selain dipengaruhi oleh kebijakan tersebut, ia juga menyebut bahwa kondisi cuaca juga mempengaruhi kunjungan masyarakat.

Seperti yang diketahui, kawasan Tawangmangu dan sekitarnya diguyur hujan selama tiga hari mulai Rabu (30/12/2020) hingga Jumat (1/1/2021).

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Kota Solo Hampir Sentuh 7.000 Kasus

Namun, ia menyebut hantaman paling besar terhadap industri pariwisata adalah informasi yang beredar di media sosial.

Maka dari itu, ia berharap bahwa pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan yang konsisten dan terstruktur.

Parmin menyampaikan, “Kami maklum pandemi tetapi informasi yang beredar di media sosial ini kan banyak. Kami bersyukur Pemkab Karanganyar mendukung kegiatan pariwisata tetapi kan pengunjung tidak hanya dari Karanganyar saja. Kami menaruh harapan terhadap program pemberian vaksin tahun ini. Kebijakan itu mendukung rencana pemerintah memulihkan ekonomi”.

Pihaknya juga memastikan bahwa pelaku wisata di Tawangmangu mendukung program pemerintah selama pandemi Covid-19.

Salah satu bentuknya adalah dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat di kawasan wisata.

Tags: , ,