Penyidikan Kasus Dinas PURR Pemkot Banjar, KPK Kembali Periksa 8 Saksi

Penyidikan Kasus Dinas PURR Pemkot Banjar, KPK Kembali Periksa 8 Saksi

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini dijadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait proses penyidikan kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar, Jawa Barat (Jabar) Tahun Anggaran (TA) 2012 sampai 2017.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, total ada 8 orang saksi yang akan diperiksa terkait penyidikan kasus perkara ini.

Hari ini, penyidik KPK dijadwalkan memeriksa sejumlah saksi, selain itu juga melakukan penyitaan sejumlah BB (Barang Bukti) dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Pemerintah Kota Banjar (Jawa Barat) Tahun Anggaran 2012 sampai 2017,” kata Ali Fikri ada wartawan di Jakarta,, Selasa (6/10/2020).

Baca Juga:  Kemendikbud Sebut 123 Mahasiswa Positif Covid-19 Pasca Demo UU Cipta Kerja

Ali menjelaskan, kedelapan (8) saksi yang akan diperiksa tersebut masing-masing adalah Irma Rahmitillah (Teller BJB Banjar Tahun 2013), Maya (Teller BJB Banjar Tahun 2013) dan Usep Rohyanadi Syam (Kepala Kantor Kas BJB Cikarang Selatan Manager Operasional Bank BJB Cabang Banjar 2013).

Selanjutnya saksi David Abdullah Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjar, Erwin Rahdiawan Direktur PT Pribadi Manunggal, Irwan Kurniawan Direktur PT Pribadi Manunggal, Rahmat Wardi wiraswasta dan Rudiyatno wiraswasta.

“Pemeriksaan (8 saksi) dilakukan di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jabar, Jl. Jend. H. Amir Machmud No.50, Campaka, Kec. Andir, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar),” pungkas Ali Fikri.

Tags: , ,