Perlu Terapkan Prinsip Asuh Dalam Pemilihan Hewan Kurban

Menyambut Idul Adha, permintaan terhadap ternak sapi umumnya meningkat. Dalam melaksanakan kurban, prinsip aman, sehat, utuh, dan halal (asuh) menjadi hal utama.
Salah satu yang perlu dicermati adalah potensi penyakit cacing hati pada hewan kurban. Medikal Veteriner Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman Wisnu Sutomo menjelaskan, hati yang terjangkit cacing akan membentuk semacam jaringan kapur.

Jika mendapati hati yang terkena cacing, bagian tersebut disarankan untuk dipotong lalu dibuang. Namun apabila bagian yang terinfeksi cacing lebih dari sepertiga, sebaiknya seluruhnya dibuang.

“Jika melebihi sepertiga bagian, hati biasanya akan berwujud putih pucat. Cacing memang akan mati saat dipanaskan, tapi sudah tidak layak untuk dikonsumsi,” kata Wisnu, Selasa (14/7).

Baca Juga:  Kemendikbud Sebut 123 Mahasiswa Positif Covid-19 Pasca Demo UU Cipta Kerja

Pada pelaksanaan kurban tahun lalu masih ditemukan sapi yang terinfeksi cacing hati. Dari 8.800 sapi yang disebelih, 774 ekor diantaranya terjangkit cacing. Prosentasenya sekitar 9,67. Sedangkan untuk ternak domba, dari 10.837 ekor yang dipotong dilaporkan sebanyak 33 ekor atau 0,30 persen positif cacing hati.
Kasus paling rendah ditemukan pada ternak kambing, di mana hanya terdapat 2 ekor yang kena infeksi cacing dari 2.211 ternak yang dijadikan kurban. Seluruh laporan itu berasal dari 2.387 titik pemotongan hewan kurban.
Dia mengklaim, ternak yang terinfeksi cacing hati bukan berasal dari Sleman melainkan luar DIY. “Ternak yang ada di Sleman sudah diberikan obat cacing gratis secara rutin dari puskeswan,” ujarnya.

Baca Juga:  KPK Eksekusi Terpidana Suap Proyek Infrastruktur Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo

Obat cacing yang diberikan di 14 puskeswan dipastikan cukup karena telah disesuaikan jumlah populasi ternak per kecamatan. Beberapa kecamatan dengan jumlah ternak paling banyak meliputi Prambanan, Ngemplak, dan Pakem.

Pentingnya peternak memperhatikan pemberian pakan untuk menghindari infeksi. Saat mencari rumput untuk pakan disarankan agar dipotong dengan jarak kurang lebih 30 cm dari tanah. Setelahnya, rumput dianginkan terlebih dulu baru kemudian diberikan sebagai pakan.

Tags: ,