Persis Solo Dikabarkan akan IPO, BEI Siap Dukung

Persis Solo Dikabarkan akan IPO, BEI Siap Dukung

Klub bola yang dikelola oleh putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, yakni PT Persis Solo Saestu (PSS) dikabarkan berencana masuk di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jika Initial Public Offering (IPO) tersebut terlaksana, maka Persis Solo akan mengikuti jejak Bali United (BOLA) yang sebelumnya telah menjadi perusahaan terbuka.

Terkait hal tersebut, I Gede Nyoman Yetna selaku Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut baik kabar tersebut.

Pada hari Minggu (28/3/2021) lalu, Nyoman menuturkan, “Informasi tentang rencana IPO dari Persis Solo merupakan kabar yang menggembirakan, namun sampai dengan 26 Maret 2021 kami memiliki 24 pipeline saham dan belum terdapat klub bola di dalamnya”.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah Bali United menjadi perusahaan tercatat di bursa, beberapa klub sepak bola di Indonesia telah menunjukkan minat untuk dapat melakukan IPO.

Baca Juga:  Tinjau Masjid Sriwedari, Gibran Ungkap Dana CSR Seret Karena Covid-19

Hal tersebut terbukti dari adanya satu klub sepak bola yang melakukan pendaftaran menjadi perusahaan tercatat ke BEI pada tahun 2020.

Namun, kondisi ekonomi dan pasar modal yang dinamis terlebih pada tahun lalu, membuat klub bola tersebut membutuhkan persiapan yang lebih komprehensif untuk masuk ke pasar modal.

“Kami berharap, seiring dengan pemulihan ekonomi dan pasar modal yang semakin kondusif serta adanya kemungkinan dimulainya kembali kompetisi liga sepak bola di Indonesia, rencana klub-klub sepak bola tersebut untuk menjadi perusahaan tercatat di BEI akan segera dapat terealisasi”, katanya.

Nyoman juga mengatakan, terdapat beberapa manfaat jika perusahaan yang melakukan IPO.

Selain memperoleh pendanaan segar, klub sepak bola yang sudah tercatat dapat menerbitkan sahamnya kembali kepada publik melalui rights issue sehingga memperoleh pendanaan yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Kaesang Janjikan Bintang Piala Menpora Untuk Persis Solo

“Melalui Pasar Modal klub sepak bola dapat memperoleh pendanaan yang berkelanjutan,” tutur Nyoman.

Klub sepak bola juga dapat meningkatkan profitabilitas dan efisiensi, serta memperkuat tata kelola perusahaan.

Supporter juga dapat turut memiliki klub sepak bola favorit mereka, sehingga keterikatan antara para supporter dan klub sepak bola dapat meningkat.

Seperti yang diketahui, manajemen Persis Solo resmi berganti kepemilikan kepada tiga nama, masing-masing Kaesang Pangarep, Erick Thohir, dan Kevin Nugroho sebagai pemilik saham PT PSS.

Kaesang memiliki 40 persen saham, sementara Kevin 30 persen, dan Menteri BUMN Erick Thohir 20 persen dari total 90 persen saham PT PSS yang ditawarkan. Sementara sisa 10 persen masih untuk 26 klub internal.

Tags: , ,