Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Intimidasi Kantor BPR

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Intimidasi Kantor BPR

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pada hari Selasa (22/12/2020) silam, jajaran Polresta Solo bersama Sat Brimob Polda Jawa Tengah berhasil menangkap sekitar 30-an orang yang menggeruduk salah satu kantor BPR di wilayah Tipes, Serengan, Solo.

Pihak kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan orang tersebut.

Terkait hal itu, pada hari Jumat (5/2/2021) kemarin, Polresta Solo menggelar rekonstruksi kasus tersebut. Proses rekonstruksi itu digelar untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan.

Proses rekontruksi melibatkan 37 orang yang telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

Kompol Purbo Adjar Waskito selaku Kasatreskrim Polresta Solo menuturkan, “Di sini terlihat bahwa peran para tersangka berbeda-beda”.

Purbo menyebut bahwa penggerudukan tersebut dilakukan bersama-sama oleh dua kelompok yang berbeda.

Baca Juga:  Gibran Pastikan Pemudik Yang Nekat Pulang Ke Solo Langsung Dikarantina

Menurutnya, ada tiga orang yang berperan sebagai penggerak. Sedangkan tersangka lain ikut menggeruduk ke lokasi lantaran ajakan para penggerak.

Seperti yang diketahui, masih ada empat penggerak lain yang hingga kini belum tertangkap.

Polisi telah menetapkan keempatnya dalam daftar pencarian orang (DPO).

Purbo menjelaskan, “Untuk empat DPO itu teridentifikasi masing-masing berinisial T, J, T, dan S”.

Untuk informasi, dalam kasus penggerudukan dan intimidasi kantor BPR Adipura Sentosa Solo. Selain menangkap 37 orang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari kasus tersebut.

Beberapa yang barang yang disita diantaranya yakni kendaraan roda dua dan empat, alat pemukul hingga senjata tajam.

Tags: , ,