Polisi Larang Konvoi Di Penetapan Pemenang Pilkada Solo

Polisi Larang Konvoi Di Penetapan Pemenang Pilkada Solo

Tepatnya pada 21 Januari mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo akan menetapkan pemenang pilkada Solo.

Terkait dengan hal tersebut, pihak kepolisian meminta kepada para pendukung untuk tidak menggelar pengumpulan massa maupun konvoi kendaraan.

Pada hari Minggu (17/1/2021) kemarin, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak selaku Kapolresta Solo mengatakan, “Kami sudah berkoordinasi dengan KPU”.

Pihak-pihak yang terlibat telah bersepakat bahwa acara penetapan itu akan berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sesuai rencananya, kegiatan tersebut bakal digelar disalah satu hotel di Kota Solo

Nantinya peserta yang bisa masuk ke lokasi acara juga akan dibatasi.

Di antaranya peserta itu adalah Komisioner dari KPU, Bawaslu serta pasangan calon yang akan ditetapkan dan partai pendukungnya.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Kapolresta menambahkan, “Kami melarang adanya pengerahan massa baik di dalam gedung maupun di luar gedung”.

Termasuk, kegiatan untuk mengekspresikan kemenangan melalui konvoi kendaraan.

“Karena masih PPKM, kami minta protokol kesehatan dijalankan dengan ketat,” tambah Ade.

Sementara itu, Nurul Sutarti -Ketua KPU Solo-, mengatakan bahwa pada 21 Januari mendatang bakal menetapkan pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa sebagai pemenang pilkada Solo.

Pihaknya memastikan bahwa tidak ada gugatan terhadap hasil pilkada di kota Solo.

Proses penetapan ini akan dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Nurul menuturkan, “Proses penetapan rencananya akan ditayangkan secara live streaming melalui akun media sosial kami”.

Untuk informasi, Pilkada yang digelar di Kota Solo 9 Desember tahun lalu itu dimenangkan oleh pasangan Gibran-Teguh yang unggul cukup telak.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Pasangan dengan nomor urut 01 itu memperoleh kemenangan hingga 86,5 persen dalam pemilihan.

Sedangkan lawan dari Gibran-Teguh, yakni Bagyo Wahyono-FX Supardjo hanya mendapat 13,5 persen suara sah dalam pemilihan.

Tags: , ,