Polisi Masih Buru 5 Pelaku Aksi Kerusuhan Mertodranan Solo

Polisi Masih Buru 5 Pelaku Aksi Kerusuhan Mertodranan Solo

Hingga awal Oktober, Satreskrim Polresta Solo sudah menangkap dan menetapkan 12 orang pelaku sebagai tersangka kasus kerusuhan dan pengrusakan Mertodranan, Pasar Kliwon yang terjadi beberapa waktu lalu.

Setelah menetapkan 10 tersangka, pada Senin-Selasa (28-29/9/2020) kemarin polisi kembali menangkap dua lagi tersangka yakni R dan T.

Tersangka R yakni merupakan dalang kerusuhan itu tertangkap di wilayah Jepara, Jawa Tengah pada hari Selasa (29/9/2020) lalu.

Sementara tersangka T tertangkap di Solo pada hari Senin (28/9/2020) lalu dan dia berperan melempar batu sebanyak dua kali pada aksi tersebut.

Hingga saat ini, Polresta Solo masih memburu lima pelaku lainnya dalam kerusuhan yang tejadi bulan Agustus lalu. Mereka masing-masing berinisial S, D, W, B, dan H dan kelima orang tersebut sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kombes Pol Ade Safri Simanjutak selaku Kapolresta Solo mengatakan selain R, ada satu orang lagi yang juga menjadi dalang dalam aksi tersebut, yakni BD yang sudah tertangkap sebelumnya. Lebih lengkapnya 12 tersangka kasus kerusuhan Mertodranan yakni R, BD, T, MS, MM, AN, SR, AN, ML, ST, WH, dan MR.

Saat jumpa pers pada hari Kamis (1/10/2020) kemarin, Ade Safri selaku Kapolresta Solo menegaskan bahwa tidak akan memberikan ruang bagi orang-orang yang tak bisa hidup berdampingan dengan orang lain.

Tersangka T berperan kini dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan Pasal 160 KUHP dan Pasal 335 KUHP.

Sementara untuk tersangka R, polisi menjeratnya dengan Pasal 160 KUHP dan Pasal 335 KUHP.

Baca Juga:  Hari ini Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Yulia

Ade Safri menuturkan, “R pelaku yang pertama kali menyurvei kediaman korban dan mengajak massa untuk membubarkan (acara dalam rumah korban). R menghasut dan mengajak massa dalam aksi itu. Pelaku ini juga mengajak orang-orang melalui grup Whatsapp untuk datang ke lokasi”.

Kapolresta menyebut dua pelaku warga Solo itu merupakan pekerja serabutan, dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan terus bertambah sesuai perkembangan penyidikan.

Tags: , ,