Polisi Tangkap 9 Orang Terkait Kasus Meninggalnya Pesilat Sukoharjo

Polisi Tangkap 9 Orang Terkait Kasus Meninggalnya Pesilat Sukoharjo

Kasus meninggalnya pesilat asal Gatak, Faisal Adi Rangga, kini sampai pada babak baru. Pada Jumat (10/7/2020) Porles Sukoharjo bergerak cepat mengamankan sembilan orang terkait kasus ini.

Di Mapolres Sukoharjo, sembilan orang pelaku telah ditahan guna mempertanggung jawabkan perbuatan mereka. AKP Nanung Nugraha mengatakan enam pelaku masih di bawah umur, sedangkan tiga pelaku sudah dewasa.

Mengutip dari Solopos pada hari Jumat (10/7/2020) ini, Nanung menjelaskan, “Pagi ini telah kami amankan sembilan pelaku. Mereka langsung kami amankan setelah bukti-bukti dan keterangan saksi berhasil kami selesaikan”.

Nanung mengatakan polisi bergerak cepat penangkap pelaku terkait meninggal pesilat remaja asal Gatak, Sukoharjo, itu karena dikhawatirkan melarikan diri. Bahkan satu pelaku sempat kabur sebelumnya akhirnya tertangkap.

Baca Juga:  Acara Ulang Tahun Keluarga Asal Bumi Solo Bikin Rantai Covid-19 Jadi Panjang

Ia menduga pelaku yang melarikan diri itu adalah yang paling bertanggung jawab atas meninggalnya pesilat remaja tersebut. “Pelaku ini kemungkinan besar yang melukai korban hingga meninggal,” imbuh Nanung.

Sebelumnya, Faizal mengembuskan napas terakhir di Puskesmas Gatak dengan kondisi wajah penuh luka dan mengalami pendarahan.

Keluarga Faizal sejak awal sudah curiga ada kejanggalan pada kematian putra mereka yang tahun ini seharusnya masuk SMA. Mereka pun kemudian melapor ke polisi dan meminta kasus ini diusut tuntas.

Polisi mendatangi lokasi tempat latihan itu beberapa waktu setelah mendapat laporan dan menemukan ada toya atau tingkat silat di lokasi kejadian.

Kemudian, autopsi terhadap jasad pesilat remaja asal Gatak, Sukoharjo, itu telah dilakukan di RSUD dr Moewardi Solo. Hasilnya menunjukkan ada benturan benda tumpul di bagian kepala. “Saat autopsi ditemukan bekas benturan benda tumpul,” kata Nanung.

Tags: , ,