Polisi Tangkap Dalang Kerusuhan Mertodranan Solo

Polisi Tangkap Dalang Kerusuhan Mertodranan Solo

Masih ingat kasus penyerangan dari kelompok intoleran yang terjadi di Kampung Mertodranan Semanggi, Solo, pada hari Sabtu (8/8/2020) silam?

Kini Satreskrim Polresta Solo akhirnya berhasil menangkap dalang kerusuhan peristiwa tersebut.

Pada hari Rabu (30/9/2020) kemarin, polisi meringkus pelaku berinisial R di tempat persembunyiannya di daerah Jepara. Tidak hanya R, polisi juga menangkap satu lagi pelaku yang berinisial T.

Dalam jumpa pers hari Kamis (1/10/2020) ini, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak selaku Kapolresta Solo mengatakan, bahwa dengan penangkapan dua orang ini, jumlah total tersangka kasus kerusuhan menjadi 12 orang.

Ade Safri menambahan, tersangka R yang merupakan dalang dari kerusuhan Mertodranan dan menjadi provokator massa untuk melakukan pengrusakan.

Baca Juga:  Hajatan dan Hiburan di Sragen Dilarang, Karanganyar Bebas Namun Terapkan Protokol Kesehatan

Ade menjelaskan, “R yang pertama menyurvei kediaman korban dan mengajak massa untuk membubarkan (acara di rumah korban). R menghasut dan mengajak massa dalam aksi itu. Pelaku ini juga mengajak orang-orang melalui grup Whatsapp untuk datang ke lokasi”.

Menurutnya, saat R menyurvei kegiatan korban turut melibatkan tokoh kampung untuk memastikan maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut. Kemudian setelah ia memperoleh informasi, R lalu menghasut massa untuk datang ke Mertodranan.

Sementara peran T dalam peristiwa tersebut, adalah melempar batu sebanyak dua kali saat kejadian.

Atas perannya, R terancam Pasal 160 KUHP dan Pasal 335 KUHP. Sedangkan T terjerat Pasal 170 KUHP dan Pasal 160 KUHP.

Meski dalang peristiwa penyerangan itu telah tertangkap, polisi masih memburu lima orang lainnya yang berinisial S, D, W, B dan H. Kelimanya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga:  Dalami Kasus Subkontraktor Fiktif Waskita Karya, KPK Kembali Periksa Satu Saksi

Seperti yang diketahui, pada hari Sabtu (8/8/2020) silam, sekelompok massa mendatangi sebuah acara keluarga Habib Segaf AL-Jufri di kawasan Kp. Mertodranan, Solo.

Massa yang mengenakan tutup kepala langsung menggeruduk tempat acara. Lantas massa tersebut melakukan penganiayaan, pengeroyokan dan perusakan.

Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan tiga orang menjadi korban dan sejumlah mobil yang berada di lokasi juga dirusak.

Tags: , ,