Polisi Telah Menetapkan Tersangka Kecelakaan di Tol Boyolali Yang Menewaskan 3 Orang

Polisi Telah Menetapkan Tersangka Kecelakaan di Tol Boyolali

Polisi telah menetapkan pengemudi Honda CRV sebagai tersangka kecelakaan maut di Tol Boyolali. Tiga orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan ini.

“Perkembangan penanganan kecelakaan lalu lintas di jalan tol kilometer 485, sejauh ini kami sudah melaksanakan gelar perkara. Hasilnya sudah mengerucut dengan menetapkan tersangka yaitu pengemudi mobil Honda CRV,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali Ipda Utomo di kantornya, Senin (21/9/2020).

Utomo mengatakan, pihaknya sudah melakukan gelar perkara untuk proses hukum kasus kecelakaan lalu lintas di tol Semarang-Solo KM 485, Dukuh Jambean, Desa Mojolegi, Kecamatan Teras, Boyolali itu. Gelar perkara itu bertujuan untuk meyakinkan penyidik ‚Äč‚Äčtentang tahap persidangan kasus di masa mendatang.

Berdasarkan alat-alat bukti yang dikumpulkan, baik keterangan saksi, olah TKP maupun bekas-bekas yang tertinggal dan ditemukan di TKP, RDE (46), pengemudi mobil Honda CRV L 1225 I ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga:  Keraton Solo Menggelar Kirab Gunungan Sekaten Solo, Sabtu 8 Oktober 2022

Sedangkan untuk pengemudi mobil sedan Mercedes Benz, B 2626 HS, Dadang Setyawan (41), statusnya masih sebagai saksi. Polisi belum bisa memintai keterangan Dadang warga Kota Semarang itu.

“Kemudian untuk perkembangan berikutnya, kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi mobil sedan Mercedes Benz, yang mana sampai saat ini belum bisa kami mintai keterangan karena yang bersangkutan masih dalam kondisi sakit dan masih berkabung, karena anaknya juga menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan tersebut,” jelas Utomo.

Sementara itu untuk sopir Honda CRV yang telah ditetapkan sebagai tersangka, lanjut Utomo, proses hukumnya dihentikan. Hal ini dikarenakan yang bersangkutan meninggal.

“Jadi untuk kelanjutan proses hukum ini, karena yang kita tetapkan tersangka ini kondisi meninggal dunia (sopir CRV), ini juga ada aturan yaitu sesuai pasal 77 KUHP, karena tersangka meninggal dunia otomatis proses hukumnya dihentikan,” ungkap Utomo.

Baca Juga:  Nikmati Acara Solo Batik Music Festival 2022 di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo 1-2 Oktober 2022

Kecelakaan maut tersebut dilaporkan terjadi di jalan tol Semarang-Solo KM 485.600 di wilayah Dukuh Jambean Desa Mojolegi, Kecamatan Teras, Boyolali. Ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, Selasa (8/9/2020). Empat kendaraan terlibat dalam kecelakaan di jalur dari arah Solo menuju Semarang, yakni mobil Honda CRV, sedan Mercedes Benz, truk dan minibus Toyota HiAce. Bahkan, sedan itu terguling dan terbakar.

Kecelakaan itu menewaskan tiga orang. Yaitu sopir dan penumpang Honda CRV, L 1225 I, yang merupakan pasangan suami istri, RDE (46) dan SW (44). Keduanya warga Kota Surabaya.

Kemudian H (4), anak dari Dadang, pengemudi mobil sedan Mercedes Benz B 2626 HS, warga kota Semarang. Balita itu meninggal saat dirawat di rumah sakit. Sementara itu, Dadang juga mengalami luka-luka dan sedang dirawat di rumah sakit.

Tags: , ,