Polisi Temukan Unsur Pidana Kebakaran Kilang Minyak Balongan

Polisi Temukan Unsur Pidana Kebakaran Kilang Minyak Balongan

Polisi menemukan adanya unsur pidana atas peristiwa kebakaran besar kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Hal ini diambil usai polisi melakukan gelar perkara atas kasus tersebut pada hari Jumat (16/42021) lalu.

Pada hari Rabu (21/4/2021), Brigjen Rusdi Hartono selaku Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri mengatakan, “Kesimpulannya telah ditemukan adanya pidana pada peristiwa tersebut”.

Menurutnya, insiden tersebut sudah naik ke tahap penyidikan. Sebab, penyidik menemukan bukti dan fakta yang memadai.

“Ada kesalahan dan kealpaan sehingga menimbulkan kebakaran atau ledakan. Ini sesuai Pasal 188 KUHP,” ujarnya.

Perkara tersebut telah dibuat laporan polisi dengan Nomor 147/IV/2021/Jabar/Polres Indramayu. Pemeriksaan sejumlah saksi pun telah dilakukan.

“Penyidik sekarang sedang bekerja, tentunya nanti perkembangan-perkembangan hasil penyidikan akan disampaikan kepada publik,” kata Rusdi.

Pada sebelumnya, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran kilang minyak RU VI PT Pertamina Balongan.

Polisi juga mendapati beberapa bukti di lokasi insiden kebakaran tersebut.

Pada Selasa (13/4/2021) lalu, Rusdi Hartono selaku Karo Penmas Divisi Humas Polri menuturkan, “Sekarang Puslabfor Polri sedang melakukan kegiatan di laboratorium untuk memeriksa terhadap barang-barang bukti yang didapatkan dari hasil olah TKP”.

Rusdi menyebut pemeriksaan uji laboratorium melibatkan sejumlah ahli. Guna menganalisa penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Seperti yang diketahui, kebakaran kilang minyak terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, pada Senin, 29 Maret 2021 silam.

Peristiwa kebakaran yang menimbulkan ledakan itu terdengar hingga lima kilometer lebih.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 23 orang menjadi korban. Sementara lima di antaranya mengalami luka berat dan satu orang dinyatakan meninggal.

Tags: , ,