Polisi Usut 7 Akun Medsos Komentari Negatif KRI Nanggala 402

Polisi Usut 7 Akun Medsos Komentari Negatif KRI Nanggala 402

Polri mengusut sebanyak tujuh akun media sosial yang diduga membuat komentar negatif terhadap gugurnya 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402.

Pada hari Senin (26/4/2021), Brigjen Slamet Uliandi selaku Dirsiber Bareskrim Polri mengatakan, “Dua akun tersebut akun anonymous sebanyak dua yang ditindaklanjuti dengan pengajuan pemblokiran kepada Kemenkominfo. Lima sisanya dilakukan pengusutan”.

Pihak kepolisian tengah mengusut lima akun yang bukan anonim dari tujuh laporan yang diterima dan pertama adalah akun Facebook bernama Fajarnnzz.

Akun tersebut dimiliki seorang polisi bernama Fajar Indriawan dan kasusnya tengah ditangani oleh Subdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri dengan koordinasi Polda DIY.

“Rencana penyidik akan kordinasi dengan Paminal Mabes untuk bersama-sama menuju Polda DIY untuk mengambil tersangka dikarenakan yang menjadi tersangka adalah anggota Polri dari kesatuan Polsek Kalasan Polres Sleman Polda DIY,” ujarnya.

Selain Fajar, polisi juga menciduk pemilik akun Facebook bernama Imam Kurniawan lantaran membuat komentar tak senonoh terkait insiden itu.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Hadi Wahyudi mengatakan pemilik akun Facebook tersebut langsung diperiksa petugas.

Proses hukum, lanjut Hadi, sejauh ini masih berjalan meskipun pemilik akun Facebook tersebut telah meminta maaf atas komentarnya.

Sementara akun ketiga adalah akun Facebook bernama Ahmad Khoizinudin. Penyidikan terhadap pemilik akun FB ini akan dilakukan oleh Subdit 2 Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Akun keempat yang diusut yakni WhatsApp dengan nomor 62819912xxxxx. Penyidikan juga dilakukan oleh Bareskrim Polri.

Terakhir adalah akun Facebook Jhon Silahoi ditangani oleh Subdit Siber Ditkrimsus Polda NTT. Pelaku menulis komentar negatif terhadap para awak KRI Nanggala 402 yang gugur.

Tags: , ,