Polisi yang Loloskan Pemudik Akan Disanksi Berat

Polisi yang Loloskan Pemudik Akan Disanksi Berat

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

Maka dari itu, pihaknya menegaskan kepada seluruh personel yang bertugas pada Operasi Ketupat 2021 untuk memperketat pengawasan.

Pada Rabu (14/4/2021) kemarin, Irjen Istiono selaku Kakorlantas Polri mengatakan, “Kalau biasanya hukuman 21 hari kurungan, kali ini akan dua kali lipat”.

Dia mengingatkan agar tak ada anggota kepolisian yang bermain-main dalam melaksanakan operasi ketupat 2021 nanti. Kata dia, kepolisian harus tegas dalam melakukan pelarangan kegiatan mudik lebaran tahun ini.

Menurutnya, sudah ada aturan-aturan dan arahan yang dirumuskan oleh kepolisian untuk jajaran anggotanya bertindak di lapangan nanti. Dia sungguh tidak ingin ada yang melakukan pelanggaran.

“Semua harus melakukan aturan yang ditetapkan, harus mematuhi SOP kami,” tambahnya lagi.

Selain itu, Istiono menyebut bahwa pihaknya juga akan menindak tegas para pengemudi dan pemilik travel gelap.

Kendaraan dari travel gelap yang tertangkap berusaha meloloskan pemudik akan disita.

“Habis lebaran baru akan saya keluarkan. Saya tidak main-main kali ini,” tegasnya.

Polri sendiri nantinya akan menyiapkan 333 titik penyekatan yang tersebar di sepanjang lintasan Lampung hingga Bali untuk memastikan agar masyarakat tak melakukan kegiatan mudik nanti.

Selain itu, Kementerian Perhubungan pun juga akan melarang total operasi dari semua moda transportasi darat, laut, udara, hingga kereta selama masa mudik lebaran tersebut

Tags: , ,