Polresta Solo Intensifkan Patroli Skala Besar Imbas Bentrokan Di Pedan Klaten

Polresta Solo Intensifkan Patroli Skala Besar Imbas Bentrokan Di Pedan Klaten

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, terjadi bentrokan antar dua kelompok massa di wilayah Pedan, Klaten pada hari Minggu (4/10/2020) yang lalu.

Atas kejadian tersebut, Polresta Solo akan intensifkan patroli skala besar di Kota Solo.

Hal ini juga dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan iklim yang kondusif di Kota Solo menjelang Pilkada 2020.

Pada hari Selasa (6/10/2020) ini, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak selaku Kapolresta Solo menjelaskan bahwa patroli skala besar di Solo akan semakin intensif.

Menurutnya saat ini Polresta Solo masih di-back up Ditsamapta dan Brimob Polda Jateng serta back up TNI di wilayah Soloraya. Dipastikan Operasi Gabungan Patroli Skala Besar masih terus berjalan setiap malam.

Kegiatan Tiada Hari Tanpa Razia (THTR) yang sudah berlangsung juga masih akan terus diintensifkan.

Ade Safri menuturkan, “Razia knalpot brong oleh Satlantas, Dishub, dan Denpom Solo juga masif. Termasuk operasi penyakit masyarakat (pekat). Ini juga sebagai langkah aman, damai, dan sehat tahapan Pilkada”.

Pihaknya mengatakan bahwa jumlah sitaan knalpot brong kepolisian terus meningkat. Kepolisian menyita sebanyak 114 knalpot brong disusul pekan berikutnya sebanyak 227 knalpot brong dalam dua pekan terakhir.

Ade Safri juga menjelaskan, “Knalpot brong kami sita, pengendara boleh mengambil kendaraan usai membayar tilang dan mengganti knalpot standar. Bisa jadi knalpot brong menjadi ikon, tetapi utamanya mewujudkan Pilkada damai, aman, dan sehat”.

Pada Sabtu (3/10/2020) malam lalu, Jajaran Polresta Solo yang dibantu personel TNI menyita sebanyak 227 knalpot brong dalam operasi cipta kondisi jelang Pilkada 2020.

Baca Juga:  Satpol PP Karanganyar Klaim Kesadaran Mengenakan Masker Meningkat

Kompol Afrian Satya Permadi -Kasatlantas Polresta Solo- mengatakan, “Meningkatnya hasil operasi knalpot brong atau knalpot yang melebihi ambang batas ini bukan prestasi saya. Tetapi, memang banyak saudara-saudara yang masih nekat menggunakan knalpot brong”.

Afrian menyebut bahwa perolehan razia dengan jumlah hasil banyak tidak membuatnya bangga. Namun, hal itu justru mendorong kepolisian untuk terus semakin masif menggelar operasi knalpot brong.

Pihaknya menginginkan operasi yang intens digelar dapat membuat masyarakat berpartisipasi menggunakan knalpot standar demi pengendara lain maupun masyarakat pada umumnya.

Arfian juga menegaskan, “Mari jadikan Kota Solo aman dan nyaman tanpa penggunaan knalpot brong. Juga iklim sejuk jelang Pilkada”.

Tags: , ,