Polresta Solo Pastikan Tak Ada Aksi May Day

Polresta Solo Pastikan Tak Ada Aksi May Day

Polresta Solo mengimbau kepada para pekerja untuk tidak perlu melakukan aksi atau mengumpulkan massa pada peringatan Hari Buruh atau May Day, pada hari Sabtu (1/5/2021) ini.

AKBP Deny Heriyanto selaku Wakalpolresta Solo menjelaskan bahwa jajaran sat intelkam sudah meyambangi sejumlah serikat buruh di Kota Solo.

Deny mengatakan, “Kami melakukan koordinasi dan komunikasi dengan mereka. Dari hasil koordinasi, tidak ada serikat buruh yang akan mengelar aksi. Juga tidak ada lembaga atau elemen yang membuat surat pemberitahuan atau perizinan akan melaksanakan aksi. Lebih baik bekerja seperti biasanya”.

Deny menegaskan bahwa ketika ada yang nekat melakukan aksi Hari Buruh, polresta tidak segan-segan membubarkannya.

Mengingat hal ini bisa berpotensi menimbulkan kerumunan dan dapat menularkan Covid-19.

“Kami tidak mau usaha menekan angka Covid-19 sia-sia. Nanti kami akan melakukan operasi yustisi untuk mencegah hal tersebut. Ada personel TPK (tim pengurai kerumunan) yang akan melakukan pembubaran. Kalau ada yang melawan, akan kami proses sesuai dengan hukum”, ungkapnya.

Sementara itu, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan bahwa aksi May Day tahun ini akan dilakukan secara menyeluruh di tingkat nasional dan daerah. Untuk di tingkat nasional, kemungkinan aksi akan dilakukan di depan Istana Presiden dan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Di tingkat daerah, akan dilakukan di depan kantor pemerintah daerah setempat hingga pabrik atau perusahaan masing-masing buruh.

“Semua aksi dilakukan wajib mengikuti standar protokol kesehatan Covid-19 dan kami akan mentaati arahan daripada Satgas Covid-19 baik di nasional maupun di daerah,” ujarnya.