Polresta Tangkap Ratusan Pemuda dan Surati Puluhan Sekolah di Soloraya Imbas Aksi Demo Balai Kota

Polresta Tangkap Ratusan Pemuda dan Surati Puluhan Sekolah di Soloraya Imbas Aksi Demo Balai Kota

Menyusul ditangkapnya 148 pemuda yang diduga hendak menyusup dalam aksi di depan Balai Kota Solo pada Senin (12/10/2020) lalu, Polresta Solo mengirim surat kepada 37 sekolah di wilayah Soloraya.

Surat tersebut berisikan pemberitahuan kepada sekolah jika muridnya terlibat penyusupan dalam aksi damai di Balai Kota Solo tersebut.

Pada hari Minggu (18/10/2020) kemarin, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak selaku Kapolresta Solo menyampaikan bahwa 148 orang itu dua orang di antaranya masih berstatus tersangka. Sedangkan, sisanya dikenai sanksi wajib lapor ke Polresta Solo.

Ade Safri menjelaskan, “Ada di Boyolali, Sukoharjo, dan Solo murid-murid berasal. Kami berharap ada kerjasama dari sekolah dan orang tua dalam membina adik-adik. Sehingga pembinaan dapat berjalan baik. Intinya, situasi Kota Solo kondusif”.

Menurut Kapolresta, dua orang tersangka dalam aksi di depan Balai Kota Solo tersebut salah satunya masih berstatus bawah umur. Sehingga, proses penanganan tersangka itu berkoordinasi efektif dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Proses pendampingan tersangka ditangani oleh Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Solo.

Ade Safri mengatakan, tidak ada tambahan tersangka lagi dalam upaya penyusupan aksi di depan Balai Kota Solo itu. Hal itu dikarenakan dalam aksi belum sempat terjadi tindak anarkistis.

“Kalau kami kan antisipasi awal sebelum terjadi kericuhan. Baik tipiring maupun penyusup yang membawa senjata,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelanggaran yang dilakukan dua orang tersangka dipastikan tercatat dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

“Kalau sudah masuk ke ranah kejahatan tercatat dalam SKCK. Lainnya, dalam ranah pembinaan”, jelasnya.

Sehingga masyarakat dapat berpikir ulang ketika hendak melakukan tindak kejahatan.

Tags: , ,