PPKM Diperpanjang, Simulasi PTM SMP Solo Ditunda

PPKM Diperpanjang, Simulasi PTM SMP Solo Ditunda

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro mulai 9-22 Maret 2021.

Terkait dengan hal itu, simulasi pembelajaran tatap muka atau PTM SMP Kota Solo yang rencananya diadakan mulai hari Selasa (9/3/2021) ini akhirnya ditunda.

Etty Retnowati selaku Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Solo menyampaikan bahwa meskipun ada perpanjangan PPKM, Disdik sebenarnya tetap berencana menggelar simulasi PTM untuk 23 sekolah yang paling siap.

Hal tersebut sebagai persiapan pembukaan kembali sekolah sesuai rencana pemerintah pusat yakni mulai bulan Juli nanti.

Seperti yang diketahui,rencana pembukaan kembali PTM sekolah tersebut adalah sesuai dengan instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Mendikbud telah menargetkan vaksinisasi untuk tenaga pendidikan di Indonesia bisa rampung pada bulan Juni 2021. Dengan begitu, proses belajar mengajar tatap muka bisa digelar pada Juli 2021, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga:  Fahri Hamzah-Ahok Sudah Temui Gibran di Solo, Bagaimana dengan Fadli Zon?

Pada hari Senin (8/3/2021) kemarin, Etty menuturkan, “(Simulasi PTM hari Selasa (9/3/20210)) Belum. Permintaan izin kepada Wali Kota dan Satgas Covid-19 masih proses”.

Dengan begitu, pihaknya belum dapat memastikan terkait kapan simulasi PTM SMP Solo akan mulai.

Sementara itu, vaksinasi Covid-19 untuk kalangan guru dan tenaga kependidikan (tendik) Solo terus bergulir.

Dinas Kesehatan Kota Solo mulai melakukan vaksinasi kepada tenaga pendidik atau guru di Kota Solo.

DKK Kota Solo menyebut sebanyak 3.200 guru akan divaksinasi secara serentak di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di Solo.

Pada hari Senin (8/3/2021) kemarin, Siti Wahyuningsih selaku Kepala DKK Solo mengatakan, “Guru masuk dalam prioritas, divaksin secara bertahap”.

Baca Juga:  PP Diteken Jokowi, Kafe dan Toko yang Putar Lagu Wajib Bayar Royalti

“Kami mulai Senin ini, ada sebanyak 3.200 sasaran tenaga pendidik atau guru yang digelar serentak, di sembilan Puskesmas dan 15 rumah sakit di Kota Solo”, katanya lagi.

Ning, sapaan akrab Kepala DKK Kota Solo itu menambahkan, bahwa kegiatan vaksinasi Covid-19 guru termasuk prioritas kedua karena mereka juga segera menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka yang rencana di Solo, pada Juli mendatang.

Tags: , ,