PPKM Jilid 2, PKL Karanganyar Boleh Buka Hingga Pukul 20.00 WIB

PPKM Jilid 2, PKL Karanganyar Boleh Buka Hingga Pukul 20.00 WIB

Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali jilid II yang mulai diberlakukan mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021, Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar memberikan kelonggaran bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk bisa berjualan hingga pukul 20.00 WIB.

Selain memberi kelonggaran waktu berjualan, pihaknya juga mengijinkan para PKL yang biasa berjualan di Fasilitas Umum, antara lain Alun-Alun dan Taman Pancasila kembali berjualan.

Usai rapat paripurna khusus DPRD ke 70 hari Minggu (24/1/2021) kemarin, Yuli sapaan akrab Bupati Karanganyar itu mengatakan, “Silahkan PKL-PKL kembali berjualan pada tanggal 26. Namun harus menerapkan protokol kesehatan. Kita beri kelonggaran bagi pedagang, hingga pukul 20.00 WIB. Termasuk PKL yang menempati Alun-alun dan Taman Pancasila kita ijinkan berjualan”.

Baca Juga:  Gibran Juga Minta Pasoepati Dukung Bhayangkara Solo FC

Meski begitu, Juliyatmono menekankan agar para PKL tetap disiplin dan mentaati protokol kesehatan, karena petugas akan tetap melakukan pemantauan dan evaluasi.

Bupati berharap agar kelonggaran kebijakan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan minim dari pelanggaran.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum membaca surat untuk perpanjangan PPKM.

Tetapi secara umum, lewat Menko Perekonomian, Jawa Bali (PPKM) diperpanjang mulai 26 Januari- 8Pebruari mendatang.

Walaupun ia mengaku belum menerima surat terkait perpanjangan PPKM, tetapi karena itu merupakan kebijakan pemerintah pusat, maka secara otomatis pihaknya mengikutinya.

“Kami tentu akan menyesuaikan. Tapi penyesuaian kami tentu harus sedikit memberikan kesempatan pada para PKL,” ujar Yuli.

Sementara itu, Bagus Selo -Ketua DPRD Karanganyar- mendukung penuh ijin serta kelonggaran bagi para PKL untuk kembali berjualan.

Baca Juga:  Gibran Miliki Harta Rp 21 Miliar, Darimana Saja Sumbernya?

Namun ia menyarankan kepada Bupati agar jam tutup PKL dibuat fleksibel hingga pukul 21.00 WIB bukan pukul 20.00 WIB.

Bagus mengatakan, “Masa cuma sampai jam 20.00 WIB. Kalau sampai jam segitu tanggung. Biarkan buka sampai pukul 21.00 WIB”.

Alasannya, secara teknis lebih luwes jika jam tutup pukul 21.00 WIB karena dianggap cukup bagi PKL berjualan.

“PKL itu buka jam 16.00 WIB kalau jam tutupnya pukul 20.00 WIB ya mepet sekali dan itupun jika laku. Maka jika jam tutupnya pukul 21.00 WIB itu fleksibel nyaman,” ungkapnya.

Tags: , ,