PPKM Jilid II, Pemkot Solo Perpanjang Jam Buka Pusat Perbelanjaan

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo merespons rencana pemerintah pusat yang akan kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakarat (PPKM) tahap II, 25 Januari-8 Februari 2021 mendatang.

Namun, ada perubahan kebijakan yang dikeluarkan Pemkot Solo saat PPKM nanti.

Pemkot berencana menambah jam operasional bagi pusat perbelanjaan pada masa PPKM tahap II mendatang.

Pada hari Senin (25/1/2021) ini, hal tersebut akan dibahas dalam rapat koordinasi Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo terkait perpanjangan PPKM.

Pelonggaran terkait jam operasional pusat perbelanjaan itu menyesuaikan Instruksi Menteri Dalam Negeri No 2/2021 tentang Perpanjangan PPKM untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Terdapat satu perbedaan dalam instruksi kali ini daripada sebelumnya.

Jika pada PPKM sebelumnya, jam operasional pusat perbelanjaan Solo dibatasi hingga pukul 19.00 waktu setempat. Sedangkan pada PPKM perpanjangan atau periode kedua, jam operasional hingga pukul 20.00 waktu setempat.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Pada hari Minggu (24/1/2021) kemarin, Ahyani selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Solo mengatakan, “Kami akan mengikuti instruksi tersebut. Meskipun tetap akan ada pembahasan lain, enggak hanya jam operasional ritel, mungkin pelonggaran-pelonggaran yang lain”.

Ahyani juga menyampaikan bahwa aturan lainnya tidak berubah. Perusahaan wajib menerapkan pembagian karyawan yang bekerja dari rumah (work from home) terhadap 75% karyawan.

Kegiatan belajar-mengajar tetap secara daring. Restoran hanya boleh makan di tempat (dine in) dengan batas maksimal kapasitas 25%. Sistem pemesanan makanan untuk dibawa pulang (take away) masih boleh.

Aturan mengenai kegiatan tempat ibadah juga tidak berubah, yakni pembatasan kapasitas sebesar 50%.

Untuk sektor esensial, termasuk industri tetap bisa beroperasi 100%.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Ahyani menjelaskan, “Kami akan mengundang sejumlah pihak terkait, termasuk pengusaha agar bisa mengakomodasi keinginan mereka. Saat ini, boleh dibilang belum tampak ada penurunan jumlah kasus meski dua hari terakhir tambahannya di bawah 100 per hari”.

Sementara itu, Arif Darmawan -Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo- menyampaikan bahwa selama PPKM berlangsung masih ditemukan sejumlah pelanggaran baik perorangan maupun pelaku usaha.

Satgas juga sudah melayangkan sebanyak 180-an surat peringatan (SP), baik SP 1, 2, maupun SP 3.

SP jamak diberikan kepada pengusaha warung makan, restoran, kafe, dan sejenisnya lantaran melanggar batasan maksimal kapasitas 25% bagi pengunjung.

Tags: , ,