Proyek Masjid Kado Pangeran Arab Belum Mulai, Ini Penjelasan Gibran

Proyek Masjid Kado Pangeran Arab Belum Mulai, Ini Penjelasan Gibran

Seperti yang diketahui, peletakan batu pertama Masjid hadiah dari Pangeran Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Solo telah berlangsung pada 6 Maret 2021 lalu.

Peletakan batu pertama Masjid replika Grand Mosque Sheikh Zayed yang dibangun di Gilingan, Banjarsari, Solo tersebut juga dihadiri oleh sejumlah petinggi negara.

Di antaranya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Dari UEA diwakili Menteri Energi dan Industri, Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei.

Tetapi, hingga kini proyek pembangungan masjid senilai Rp 300 miliar tersebut belum juga dimulai.

Terkait hal itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka angkat suara.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut menjelaskan bahwa proses pembangunan akan dimulai pada pertengahan bulan ini.

Pada hari Jumat (9/4/2021), Gibran mengatakan, “Ini baru April, nanti pertengahan bulan akan kelihatan (pengerjaannya)”.

Gibran menjelaskan bahwa untuk pengerjaan proyek masjid tersebut sudah ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan.

“Kan sudah di-progres 18 bulan, Santai saja, sekali lagi itu hibah kok santai saja”, ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Gibran sempat mengunggah tentang Masjid Syeikh Zayed pada akun instagram pribadinya.

Dalam unggahannya tersebut, suami Selvi Ananda itu mengunggah tiga video yang tertulis di bawahnya Grand Design 3 D Masjid Sheikh Zayed Solo.

“Insya Allah pada 2022 akan berdiri bangunan Masjid Syeikh Zayed Abu Dhabi di Gilingan yang megah. Dengan menampung 10.000 jamaah, masjid ini akan menjadi tempat penyebaran nilai-nilai keagamaan yang menyejukkan,” tulis Gibran dalam aku Instagramnya.

Dalam video itu tampak keindahan dan kemegahan masjid tersebut dengan halamannya yang luas. Dari dalam tampak keindahan desain masjid dengan lampu-lampu yang terang benderang dan tiang-tiangnya yang kokoh.

Tags: , ,