PSSI Solo Sebut Penjualan Saham Persis Solo Prosedural

PSSI Solo Sebut Penjualan Saham Persis Solo Prosedural

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, PT Syahdana Property Nusantara (SPN) sebagai salah satu pemilik klub sepak bola Persis Solo dikabarkan bakal menjual saham yang dimiliki.

Mengetahui hal tersebut, Asosiasi Kota PSSI Solo turut angkat bicara.

Asosiasi Kota PSSI Solo menyebut bahwa tidak ada masalah dengan penjualan saham tersebut.

Pada hari Selasa (16/2/2021) kemarin, Paulus Heryono selaku Ketua Asosiasi Kota PSSI Solo menegaskan, “Penjualan saham dilakukan dengan sesuai prosedur”.

Paulus menyebut bahwa penawaran yang telah dilakukan oleh PT SPN sudah sesuai dengan mekanisme pelepasan saham yang diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Ia juga mengatakan bahwa PSSI Solo tidak ikut merespon terkait penawaran tersebut.

Baca Juga:  Dishub Solo: Transportasi Dalam Kota Tetap Jalan

“Harganya pasti miliaran,” katanya.

Menurut Paulus, PSSI Solo tidak memiliki kemampuan finansial untuk ikut berebut membelinya.

Dia justru mendorong agar 16 klub internal yang ada di tubuh Persis Solo bisa mengambil alih saham itu.

Paulus menuturkan, “Kami tidak ingin menyepelekan klub internal, siapa tahu ada yang ingin membelinya”.

Dia juga tidak menampik kemungkinan adanya pihak ketiga yang nantinya akan membeli saham tersebut jika tidak ada pemilik saham minoritas yang membeli. Dia berharap pemilik saham baru nantinya bisa bersinergi dengan seluruh pemilik saham lainnya.

Untuk informasi, surat resmi penawaran saham dari PT Syahdana Property Nusantara (SPN) telah diterima oleh para pemilik saham minoritas pada akhir pekan kemarin.

Baca Juga:  Komisi V DPR RI Kunjungi Kawasan Ngarsopuro

Surat bernomor 23/SU/SPN/II/2021 tersebut menuliskan perihal Penawaran Saham PT SPN yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT SPN Dedi M Lawe yang dibuat di Jakarta pada 1 Februari 2021.

Dalam kesempatan pertama, saham tersebut ditawarkan terbatas kepada pemilik saham lainnya sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Bila tidak ada tanggapan hingga 30 hari ke depan, maka PT SPN akan menawarkan saham tersebut kepada pihak ketiga.

Namun, saat ini PT SPN tercatat sebagai pemilik 20 persen atau setara dengan 1.000 lembar saham PT Persis Solo Saestu.

Hanya perusahaan tersebut belum menyebutkan nominal harga yang ditawarkan.

Tags: , ,