Punya Passion Bantu Orang Lain, Wanita Indonesia Ini Jadi Terapis Musik di AS

Selain untuk tujuan hiburan, musik juga bisa digunakan untuk beragam fungsi dan bidang, salah satunya kesehatan. Musik untuk fungsi kesehatan dikenal dengan terapi musik. Kali ini Soloraya.id mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif dengan pelaku terapi musik di Amerika Serikat (AS).

Laura Sekarputri adalah lulusan Berklee College of Music di Boston tahun 2019 lalu, jurusan Music Therapy dan Minor Psychology asal Indonesia. Dirinya mendefinisikan terapi musik ini sebagai sebuah penggunaan musik secara klinis untuk membantu mencapai tujuan dari proses medis, yaitu penyembuhan. Terapi musik sendiri dalam proses medis membantu seorang pasien dalam mengurangi depresi dan mengendalikan rasa sakit.

Dia juga menjelaskan hal yang penting dari terapi musik adalah seorang pasien harus dipandu secara langsung oleh terapis yang sudah memiliki gelar di bidang terkait itu sendiri dan musik yang digunakan tidak sekedar menggunakan rekaman musik yang dimainkan, melainkan ada sesi kegiatan bermain musik secara langsung itu sendiri dengan menggunakan instrumen-instrumen yang mudah dibawa,seperti gitar.

“Banyak yang punya stigma kalau kita dengar musik trus jadi senang berarti musik itu jadi terapi, padahal nggak seperti itu. Ada prosedur-prosedur dan tujuan yang ditentukan. Selain itu juga ada active music making (kegiatan bermain musik aktif) sehingga ada interaksi antara pasien dan terapis”, jelas Laura.

Laura menambahkan metode terapi  musik ini bisa menggunakan musik yang direkam atau memainkan musik secara langsung, tapi Laura lebih sering bermain musik secara langsung supaya ada interaksi antara dirinya dan klien atau pasien yang dia tangani.

Selain memiliki hobi bermusik sejak lama, alasan dirinya mengambil studi terapi musik ini dikarenakan dia suka membantu orang untuk meringkankan beban mereka. Apalagi Laura juga pernah mengalami depresi yang membuat dirinya harus pulang ke Indonesia dan dia merasakan bahwa musik memiliki manfaat besar dalam pemulihannya.

Terapi musik ini juga bisa diterapkan untuk semua kalangan, baik untuk bayi prematur, anak-anak, remaja hingga para lansia yang mengalami demensia dan alzaimer. Jenis musik yang dipakai beragam, tergantung pada preferensi musik dari masing-masing pasien atau klien. Dengan menggunakan musik preferensi dari para klien atau pasien, interaksi semakin kuat dan bisa memberikan energi positif.

Karena Laura lebih sering menangani pasien lansia yang kebanyakan mengalami demensia sehingga daya ingatnya melemah, Laura sering menggunakan musik-musik klasik yang populer di masa para lansia itu masih muda dan ajaibnya,  para lansia yang mengalami demensia ini masih bisa merespon musik dan bahkan ingat dengan lirik lagunya.

Karena profesi inilah, Laura menguasai banyak genre musik karena ada sebuah manfaat besar yang ditimbulkan dari proses penyembuhan jika seseorang yang sakit mendengarkan jenis musik yang mereka sukai.

Menjalani sebagai terapis musik sejak 2016 dan menangani klien atau pasien yang kebanyakan adalah lansia, dirinya menjelaskan bahwa metode pengobatan ini tidak serta merta menyembuhkan, namun metode terapi ini memberikan keringanan beban dari klien atau pasien tersebut, misalnya memberikan semangat sehingga imun mereka naik, mengurangi rasa gelisah.

“Dengan adanya music therapy, mereka (klien dan pasien) bisa merasa dimiliki dan menurunkan rasa kegelisahan mereka, apalagi bisa nyanyi bareng saat sesi terapi itu bisa bikin mereka happy dan bisa berinteraksi dengan orang-orang lain juga dan express themselves better“, jelas Laura.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa metode terapi musik juga bermanfaat bagi bayi prematur. Melalui teknik yang disebut Multimodal Neurologic Enhancement (MNE) atau metode terapi musik untuk bayi prematur, dapat membantu mempercepat bayi prematur itu bisa pulang dari rumah sakit.

Dengan metode ini, bayi yang berada di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dapat mendengarkan musik yang temponya disesuaikan. Metode ini digunakan sebagai pengalihan dari suara mesin yang mengganggu di ruang NICU tersebut. Terbukti juga secara riset, metode yang digunakan bisa menaikan berat badan bayi prematur tersebut.

Tags: , ,