Puskesmas Jenar Ditutup Sepekan Imbas Sejumlah Nakes Positif Covid-19

Nakes Positif Covid-19 Puskesmas Jenar Ditutup Sepekan

Terhitung mulai hari Senin (12/10/2020) kemarin, Dinas Kesehatan Sragen menutup Puskesmas Jenar. Alasan menutup puskesmas tersebut yakni ada 7-8 tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski ditutup, namun pelayanan surveilans dan tracing masih jalan seperti biasa. Untuk pelayanan lainnya, warga diimbau untuk ke puskesmas terdekat, yakni di Puskesmas Sambungmacan I, II, dan Puskesmas Tangen.

Menurut informasi, pada hari Senin siang kemarin, aktivitas di gedung Puskesmas Jenar lengang. Pintu masuk puksesmas sebelah timur tertutup dan akses di sebelah barat hanya terbuka sekitar 1 meter.

Aris Sudaryanto -Kepala Desa Dawung, Kecamatan Jenar- memperoleh informasi bahwa bila warga yang berobat dari Banyurip dan Jenar diarahkan ke Puskesmas Sambungmacan II. Sementara untuk warga dari Dawung dan Kandangsapi diarahkan berobat ke Puskesmas Sambungmacan I. Lalu untuk warga di wilayah Desa Japoh, Mlale, dan Ngepringan, ujar dia, supaya berobat ke Puskesmas Tangen.

Baca Juga:  Kantor Leasing di Solo Jadi Klaster Baru Covid-19

Sementara itu, Hargiyanto selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen membenarkan Puskesmas Jenar ditutup sementara, tetapi surveilans dan tracing masih jalan.

Ia menjelaskan bahwa selama sepekan ke depan lingkungan puskesmas tersebut akan disterilkan dengan cairan disinfektan karena ada 7-8 nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Hal ini dilakukan untuk menghindari musibah yang lebih besar. Semua diisolasi di Technopark dan sekarang kapasitas Technopark hampir penuh. Kami sudah siap alternatif lokasi isolasi mandiri bila Technopark penuh,” imbuhnya.

Tags: , ,