Ramai Aksi Pencurian Baliho di Jalanan Solo Raya

Ramai Aksi Pencurian Baliho di Jalanan Solo Raya

Pelaku usaha periklanan di Solo dan sekitarnya dibuat pusing lantaran menjadi korban aksi pencurian baliho dalam tiga bulan terakhir.

Mereka kehilangan MMT (Printer Metromedia Technologies) atau iklan yang sudah dipasang di papan baliho.

Kabar soal pencurian baliho itu disampaikan oleh Koordinator Paguyuban Advertising Soloraya, Qoyim.

Ia mengatakan bahwa sudah ada belasan iklan baliho yang dilaporkan hilang dari tempatnya. Yang terakhir, adalah satu iklan baliho di Delanggu, Klaten, yang hilang pada hari Selasa (30/3/2021) malam.

Pada hari Rabu (31/3/2021) kemarin, Qoyim menuturkan, “Sudah ada belasan yang hilang. Kemarin malam dari Dinamis Advertising melaporkan kehilangan juga”.

Qoyim menduga bahwa aksi dilakukan oleh profesional. Pasalnya, diperlukan waktu cepat untuk mencopoti MMT di papan baliho yang terletak di jalan raya.

“Butuh waktu 15 menit kalau itu sudah profesional. Tinggal dicopot ujung-ujungnya saja,” jelasnya.

Ia mengaku belum mengetahui motif dari pencurian tersebut.

Tetapi ia melihat belakangan ini bahan MMT bekas memang sering dimanfaatkan untuk banyak keperluan.

“Motif memang belum tahu. Tapi sekarang kan MMT bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Bisa buat penutup mobil bak terbuka, kolam lele dulu pakai terpal sekarang pakai MMT,” terangnya.

Kejadian tersebut masih belum dilaporkan kepada polisi. Tetapi pihaknya melakukan pengawasan bersama-sama untuk mengetahui siapa dan motif di balik pencurian itu.

“Ada teman yang sudah lapor, tapi rata-rata masih ingin melakukan patroli sendiri dulu. Nanti kita lihat perkembangannya,” tuturnya.

Filtra Andy yang juga salah satu pengusaha advertising lainnya menambahkan kerugian untuk satu baliho yang hilang bisa mencapai Rp 5 juta.

Selain itu, pihaknya khawatir tingkat kepercayaan pelanggan menjadi turun.

Filtra mengatakan, “Pasti kami harus mengganti iklan yang hilang itu secepatnya. Tapi yang juga penting bagaimana menjaga nama perusahaan, karena berkaitan dengan kepercayaan klien”.

Tags: , ,