Razia Petasan Terus Dilakukan Satpol PP Solo

Razia Petasan Terus Dilakukan Satpol PP Solo

Sebagai informasi, Satpol PP Kota Solo terus melakukan razia petasan.

Tercatat, selama sepekan Ramadhan ini, mereka sudah mengamankan sebanyak 27 orang yang tertangkap tangan menyalakan petasan.

Arif Darmawan selaku Kepala Satpol PP Solo menyampaikan bahwa pihaknya hanya memberikan pembinaan kepada mereka yang tertangkap tangan. Pasalnya, semuanya merupakan anak di bawah umur.

Ia mengatakan anak-anak yang diamankan tersebut bertempat tinggal di beberapa daerah, di antaranya Karangansem, Mojosongo, dan Gandekan.

Pada hari Senin (19/04/2021) kemarin, Arif mengatakan, “Orang tuanya kami panggil”.

Kemudian anak-anak tersebut dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing.

Ia menjelaskan bahwa petasan yang dinyakan oleh anak-anak tersebut merupakan petasan rakitan yang dibuat mereka sendiri.

Menurutnya, pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas masyarakat yang menyalakan petasan. Tetapi, pihaknya juga merasa kesulitan untuk menangani semua laporan.

“Setiap kami sampai ke lokasi, mereka sudah bubar,” ujarnya.

Namun, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya tetap meminta agar masyarakat melapor jika mengetahui adanya aktivitas yang mengganggu ketertiban itu.

“Bila perlu disertai bukti foto dan video,” tegasnya.

Untuk antisipasi, mereka juga terus melakukan patroli untuk mencari penjual petasan. Hanya saja, hingga saat ini pihaknya belum berhasil menemukannya.

“Kebanyakan hanya berjualan kembang api”, ungkapnya.

Sementara itu, penertiban juga dilakukan kepada pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) yang biasanya mendatangi pembagian takjil dan sedekah selama bulan Ramadhan.

“Biasanya mereka datang di sepuluh hari kedua bulan Ramadhan, rombongan dari luar kota ini masuk ke Kota Solo. Kami sudah melakukan antisipasi di rumah-rumah kos untuk jangan sampai diinapi para pemburu ini,” katanya.

Tags: , ,