Razia Rutan Solo, Petugas Temukan HP dan Senjata Tajam

Razia Rutan Solo, Petugas Temukan HP dan Senjata Tajam

Jajaran Polresta Surakarta bersama dengan Rutan Klas I Surakarta melakukan razia terhadap warga binaan.

Secara serentak, petugas masuk dan menggeledah semua bagian sel di rutan kelas I Solo, mulai dari lemari, tas, hingga kasur penghuni rutan.

Hasilnya, sejumlah barang terlarang ditemukan dalam razia tersebut.

Selanjutnya barang-barang tersebut disita.

Selain itu, petugas juga melakukan tes urine bagi penghuni rutan.

Urip Dharma Yoga selaku Kepala Rutan Klas I Solo menjelaskan bahwa barang yang disita dari warga binaan tersebut di antaranya adalah HP, senjata tajam, dan obat-obatan.

Mengutip dari Instagram resmi Polresta Surakarta pada hari Sabtu (29/1/2021), Urip mengatakan, “Barang-barang yang kami temukan dalam kegiatan razia malam ini yaitu ada beberapa unit alat komunikasi, senjata tajam dan barang yang diduga terlarang lainnya, obat-obatan yang semestinya tidak dikonsumsi warga binaan kami”.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Urip menambahkan, “Karena obat-obatan hanya ada di poliklinik berdasarkan jadwal rutin berobat”.

Pihaknya juga menyebut bahwa razia tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan kondisi rutan yang aman dan juga bebas dari peredaran narkoba.

Kepala Rutan Klas 1 Solo tersebut juga menyampaikan, “Razia tersebut bertujuan untuk menciptakan kondisi Klas I Surakarta yang bebas dari peredaran narkoba, bebas dari HP, dan barang terlarang lainnya dengan tujuan kami ingin kota Surakarta, rutan di Surakarta aman dan terkendali”.

Selain barang barang tersebut, petugas juga menemukan, lem kertas hingga kartu remi yang kemudian ikut disita.

Menurut Urip, pemeriksaan dilakukan di Blok C yang merupakan blok gabungan kasus kriminal umum dan narkoba. Sementara selama pemeriksaan dilakukan penghuni lapas diminta berdiri berjajar di depan ruangannya. Ruang tahanan juga dikosongkan saat petugas melakukan inspeksi mendadak itu.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Sekadar untuk informasi, kapasitas di Rutan Kelas I Surakarta saat ini dalam kondisi melebihi kapasitas.

Tercatat terdapat sebanyak 432 warga binaan yang ditempatkan di rutan tersebut.

“Terus terang personel kami hanya dikit, sementara warga binaan hari ini 432 orang, per hari ini. Itu over kapasitas yang harusnya diisi 293 orang,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polresta Solo, Kompol Rikha Zulkarnaen, menyebut razia gabungan menjadi langkah awal yang baik mewujudkan Rutan Solo bebas narkotika.

Hal itu juga langkah pemberantasan narkotika di lokasi yang jarang tersentuh seperti di rutan maupun lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Tags: , ,