Remaja Yang Tewas Ketika Latihan Silat, Polisi : Pelatih dan Peserta Masih Dibawah Umur

ABG Tewas Saat Latihan Silat, Ini Jawaban Polisi

Remaja dari Sukoharjo yang meninggal saat latihan seni bela diri silat, FAR (16) diduga jatuh saat tes kekuatan kuda-kudanya. Pelatih silat tersebut ternyata juga masih remaja.
Kepala Unit Investigasi Kriminal Sukoharjo, AKP Nanung Nugroho, mengatakan pelatih dan peserta latihan sebagian besar adalah remaja. Mereka rata-rata adalah siswa SMA.

“Saat latihan ada sekitar 20 orang. Mereka semua masih di bawah umur, termasuk pelatihnya,” kata Nanung kepada wartawan di kantornya, Senin (6/7/2020).

Menurut keterangan dari saksi kepada polisi, FAR jatuh ketika dia dicek kekuatan kuda-kudanya. Tes ini memang biasa dilakukan dalam latihan silat.

“Informasi saksi ini masih simpang siur. Ada yang mengatakan korban jatuh karena dipukul dari belakang, ngecek kekuatan kuda-kuda,” ujarnya.

Baca Juga:  Di Dalam Rumah Risiko Tertular Corona 10 Kali Lebih Tinggi

Nanung mengatakan, kasus ini akan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Karena saksi, peserta dan pelatih masih menjadi kategori anak-anak.

“Proses tetap kita lanjutkan. Namun penanganan nanti di PPA, karena mereka masih anak-anak,” ujarnya.

Sejauh ini, empat saksi telah diwawancarai. Namun, polisi masih belum menetapkan nama tersangka hingga saat ini.

Sebelumnya diberitakan, korban diketahui berlatih silat dengan 20 temannya. Pakde Korban, Sutejo, mengatakan bahwa latihan itu adalah pertama kalinya setelah sempat libur karena virus Corona atau pandemi COVID-19. Latihan itu, kata Sutejo, berlangsung di SDN 1 Trangsan, Gatak, Sukoharjo.

“Katanya waktu pasang kuda-kuda jatuh sendiri,” kata Sutejo kepada wartawan kemarin.

Baca Juga:  Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Wanita Yang Terbakar Di Sukoharjo

Keluarga ingin mengetahui penyebab FAR meninggal dunia sehingga lapor polisi. Menurut keluarga korban, mulut dan rahangnya terluka sampai mengalami pendarahan.

“Lukanya di mulut, rahang, cukup parah. Sampai pendarahan. Saat mau dikuburkan masih keluar darah di mulut,” tutur Sutejo.

Tags: , , ,