Resmikan Underpass Baru, Rudy: Kecelakaan dan Kemacetan Bisa Berkurang!

Selain membuka akses lintas Flyover Purwosari untuk uji coba umum selama 6 hari kedepan, di hari yang sama, Senin, (21/12/2020), Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta meresmikan underpass transito yang terletak di area Pajang, Kecamatan Laweyan.

Diresmikan oleh Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo, underpass atau  jalan lintas terowongan ini diberi nama Suronotosari yang akan diperuntukan untuk kedaraan roda dua dan sepeda.

“‘Flyover’ dan ‘underpass’ ini untuk mengurangi lintasan sebidang. Di Solo jumlah lintasan sebidang kan ada tujuh, ini sudah berkurang tiga, ada Manahan, Purwosari, Pajang. Harapannya ini bisa mengurangi kecelakaan lalu lintas dan menghindarkan kemacetan,” kata Rudy, panggilan akrab Wali Kota Solo itu.

Baca Juga:  Sepekan PPKM, Pemkot Solo Catat 1.201 Kasus Baru Covid-19

Ia berharap ke depan seluruh perlintasan sebidang bisa diselesaikan oleh wali kota berikutnya. Empat perlintasan lain yang masih berupa perlintasan sebidang yaitu Jebres, Pasar Nongko, Purwoloyo, dan Joglo.

“Meniadakan lintasan sebidang cukup lama, izinnya saja butuh waktu 1 tahun 3 bulan. Yang pasti dengan adanya jalan ini pergerakan ekonomi bisa ditingkatkan dan untuk terowongan Suronotosari bisa menyatukan warga Suronalan dan Totosari yang selama ini terpisahkan oleh rel kereta api,” katanya.

Sementara itu, melalui telewicara dengan Soloraya.id, Kabid Lalin Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Ari Wibowo, mengatakan dengan adanya jalur lintas terowongan ini bisa menjadi pemecah lalu lintas karena sudah menghubungkan 2 kawasan (Suronalan dan Totosari) yang terpisah oleh jalur kereta api (KA).

Baca Juga:  TNI Mulai Bangun Rumah Sakit Lapangan Darurat Covid-19 di Solo

“Dengan adanya underpass ini diharapkan bisa menjadi pemecah lalu lintas di kawasan tersebut karena underpass ini menghubungkan dua kawasan yang sebelumnya terpisah oleh lintasan Kereta Api”, jelas Ari, Senin, (21/12/2020).

Rencanaya, sesuai permintaan Wali Kota, akan dilakukan beberapa penyempurnaan, seperti lampu batas ketinggian yang dirasa masih terlalu pendek serta penambahan marka jalan untuk memisahkan mana jalur masuk dan mana jalur keluar.

Pembangunan jalan lintas terowongan Suronotosari ini dibangun beberapa bulan setelah Flyover Purwosari mulai dibangun namun selesainya bersamaan. Proyek ini sepenuhnya mengambil dana dari APBD Kota Solo.

Tags: , ,