Rocky Gerung Tanggapi Pembelian Saham Persis Solo Oleh Kaesang dan Erick Thohir

Rocky Gerung Tanggapi Pembelian Saham Persis Solo Oleh Kaesang dan Erick Thohir

Seperti yang diketahui, putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, menjadi salah satu pemilik Persis Solo. Kaesang diketahui mempunyai 40 persen saham Persis Solo.

Selain Kaesang, terdapat nama Erick Thohir dan Kevin Nugroho yang masing-masing memiliki 20 persen dan 30 persen saham Persis Solo.

Terkait dengan hal itu, pengamat politik Rocky Gerung menyoroti pembelian saham klub bola Persis Solo oleh Kaesang dan Menteri BUMN Erick Thohir tersebut.

Rocky Gerung menyatakan rasa curiga dari publik terkait pembelian saham klub bola yang berada di wilayah kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka tersebut.

Rocky menduga, ada misteri di balik pembelian saham Persis Solo tersebut, karena apa alasannya Kaesang Pangarep dan Erick Thohir berbarengan membeli saham klub sepak bola yang sama.

Melalui kanal YouTube-nya pada hari Minggu (21/3/2021) kemarin, kecurigaan yang diklaim berasal dari pandangan publik tersebut diuraikan oleh Rocky Gerung.

Melansir suaracom sebagaimana dikutip pada tayangan di kanal Youtube-nya, Rocky Gerung mengatakan, “Erick Thohir pengusaha sekaligus menteri BUMN. Misterinya di situ. Ngapain menteri BUMN harus beli saham perusahaan mahal? Itu oke, tapi ngapain beli bersama dengan Kaesang? Jadi orang ingin lihat kontrasnya”.

Baca Juga:  Terkait IPO Persis Solo, Gibran Minta Kaesang Tak Terburu-Buru

“Tentu ada alasan di balik itu. Sepak bola memang bisnis yang gak mungkin punah apalagi di Indonesia. Mengapa anak presiden bersama bawahan presiden beli saham klub sepak bola bersama, itu pertanyaannya,” tambahnya.

Tak hanya itu saja, Rocky juga menyampaikan bahwa di kalangan publik sekarang ini muncul perbandingan terkait apa maksudnya di belakang Kaesang ada Erick Thohir.

Rocky menyebut bahwa tidak sedikit orang menganggap jangan-jangan pembelian saham ini sebenarnya ada transaksi under table dan semuanya dibiayai oleh Erick Thohir namun ada nama pihak ketiga.

“Bisnis biasa selalu dikaitkan dengan hal lain, kenapa, apakah ada persiapan 2024 sehingga Erick Thohir tidak investasi ke Persis tapi ke bapaknya kaesang. Itu logikanya tuh,” jelasnya.

“Alasannya apa Erick Thohir di situ. Ini buat anaknya jadi presdir. Orang anggap berarti dicarikan alasan supaya tidak terang-terangan Erick Thohir adalah financial utama dari transaksi bisnis itu,” sambungnya.

Baca Juga:  Akhir Pelarian Singkat Buron Teroris Nouval Farisi

Rocky Gerung menilai malah semakin memunculkan kecurigaan publik terkait pembelian saham oleh Kaesang pangarep dan Erick Thohir ini.

“Ini soalnya kalau sesuatu dicurigai lalu ditutupi dengan cara tidak mulus. Ini semacam dua dinasti yang dikawinkan,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai Gibran, Rocky mengaku sebenarnya pernyataannya tidak akan dipanjangkan sampai di situ.

Namun, Rocky menimpali, bahwa dengan satu waktu orang akan menganggap Persis ini apa dan bagaimana seluk beluk pembelian saham oleh Erick Thohir dan Kaesang.

“Analisis politik ekonomi digunakan untuk mengurai tanda tanya yang sejak awal diberikan oleh publik terhadap aktivitas bisnis istana. Makin lama gak mungkin disembunyikan sesuatu yang dikenal publik lewat rumor. Sebetulnya puzzle ini sudah terbaca dari awal. Tinggal ditambah sedikit,” katanya.

“Tetap di kepala publik sudah selesai bahwa ini bisnis yang dikawinkan dengan politik kekuasaan, bukan demi Liga Indonesia tapi demi Indonesia 2024. Semacam upaya menyembunyikan ambisi kekuasaan”, katanya lagi.

Tags: , ,