RSU Jati Husada Karanganyar Diusulkan Jadi RS Khusus Pasien Covid-19

RSU Jati Husada Karanganyar Diusulkan Jadi RS Khusus Pasien Covid-19

Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berencana akan menjadikan Rumah Sakit Umum (RSU) Jati Husada sebagai rumah sakit khusus Covid-19 di Karanganyar.

Pada hari Kamis (11/2/2021) lalu, Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar mengatakan, “Dari enam rumah sakit swasta yang sudah kita cek semua, yang siap dan layak, dan cukup bagus itu RSU Jati Husada. Kita usulkan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah ke Pemerintah Pusat agar bisa menjadi rumah sakit khusus Covid-19”.

Yuli sapaan akrab Bupati Karanganyar itu menambahkan, bahwa manajemen RSU Jati Husada juga merasa senang dan siap untuk menjadi rumah sakit khusus pasien Covid-19.

Setelah menjadi rumah sakit khusus Covid-19, nantinya rumah sakit tersebut akan memperoleh bantuan sarana prasarana dari Kemenkes.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Yuli menambahkan, “Misalnya bantuan ventilator. Itu kan yang susah (untuk dipunyai)”.

Seperti yang diketahui, sebelumnya, tim Satgas Penanganan Covid-19 Karanganyar telah mengecek kesiapan enam rumah sakit swasta yang berada di wilayah Karanganyar untuk diusulkan menjadi rumah sakit Covid-19.

Enam rumah sakit swasta tersebut yakni PKU Muhammadiyah, RS Jafar Medika, RS Jati Husada, RS Indosehat, RS Mojosongo 2 serta RS AU Lanud Adi Soemarmo.

Orang nomor satu di Bumi Intanpari itu menjelaskan, “Kita sudah cek termasuk RS Jafar Media, termasuk satu, kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid ada berapa? Termasuk ruang ICU ada ndak,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, untuk persiapan Pemkab Karanganyar dalam membuat rumah sakit khusus Covid-19 dalam waktu dekat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mengajukan bantuan penambahan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) dan sarpras ke Pemprov Jateng.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Sundoro selaku Plt. Kepala Dinkes Karanganyar menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong rumah sakit khusus Covid-19 untuk meningkatkan kapasitas.

Tetapi, kendala utama yang dihadapi yakni tidak imbangnya jumlah tenaga kesehatan dengan jumlah tempat tidur.

Sehingga hal tersebut membuat rumah sakit khusus Covid-19 tidak bisa meningkatkan kapasitas tempat tidur di ruang isolasi secara maksimal.

Tags: , ,