Rumah Heritage Batik Keris, Benang Merah dari Perjalanan Bisnis

Rumah Heritage Batik Keris yang merupakan bangunan tua dan dikenal masyarakat sebagai Omah Lowo telah disulap menjadi tempat yang memikat dan Instagramable bagi kaum milenial. Revitalisasi salah satu bangunan cagar budaya yang sudah berusia 100 tahun itu merupakan benang merah dari perjalanan Batik Keris.

Berlokasi di Jl Perintis Kemerdekaan No 1 Solo, Rumah Heritage Batik Keris merupakan hasil inspirasi dari sang pelopor bisnis keluarga, almarhum Handiato Tjokrosaputro, yang memimpikan adanya rumah galeri budaya batik dan pusat kerajinan Nusantara.

Ruang utama dari Rumah Heritage Batik Keris ini akan diperuntukan sebagai galeri koleksi Batik Keris dan hanya mereka dengan appointment saja yang bisa mengakses ruang tersebut. Ruangan itu akan berisi ragam koleksi Batik Keris. Bangunan kedua yang berada di bagian tengah Rumah Heritage Batik Keris adalah gerai Batik Keris untuk koleksi fesyen hingga produk-produk kerajinan dari para UMKM.

Selain itu, Batik Keris juga meluncurkan motif terbarunya, “Batik Berkisah” yang mengambil kisah perpaduan antara budaya batik serta cerita dari kisi-kisi Rumah Heritage dan Gerai Batik Keris yang berada di Jl. Kom. Yos Sudarso (Nonongan) No 62 Kemlayang, Solo.

Baca Juga:  Covid-19 di Sragen, Dalam 2 Hari Tambah 27 Kasus

Untuk memberikan warna yang berbeda dan menambah keindahan di Rumah Heritage Batik Keris, Batik Keris juga merealisasi wacana kolaborasi dengan GPH. Paundrakarna JS yang juga merilis 3 motif rancangan batiknya, yaitu Parang Suryo Negoro, Naga Banda dan Naga Raja. Karya kolaborasi ini adalah bagian dari inovasi Batik Keris yang untuk terus berkarya melestarikan budaya batik serta kerajinan nusantara dengan mengikuti perkembangan jaman yang ada.

Dalam jumpa pers pada hari Senin (28/09/2020), Lina Tjokrosaputro, istri dari almarhum Handiato Tjokrosaputro yang juga penerus dari Batik Keris ini mengungkapkan bahwa Rumah Heritage ini adalah impian dari suaminya untuk menjadikan rumah peninggalan kakek-neneknya sebagai galeri produk batik dan UMKM Solo Raya.

Baca Juga:  Operasi Masker Siap Sasar Perkampungan di Solo

Dalam hal ini, Rumah Heritage Batik Keris juga membuka ruang bagi para pelaku UMKM yang ingin menjajakan produknya, namun harus melalui proses quality control (QC) dari pihak Batik  Keris. Produk yang lolos QC akan dibeli oleh Batik Keris untuk nantinya dijual kembali di area galeri.

Rumah Heritage Batik Keris ini akan resmi dibuka untuk umum pada tanggal 5 Oktober 2020 mendatang dan acara peresmiannya akan dilakukan pada hari Jumat, (02/10/2020) yang akan dihadiri oleh Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudiyatmo, melalui pemotongan tumpeng dan room tour. Nantinya publik hanya boleh mengakses area taman, ruang pertemuan dan Keris Cafe and Kitchen yang menyuguhkan menu-menu dengan konsep kekinian serta minuman berbasis kopi lokal.

Selama 1 bulan, akses masuk Rumah Heritage Batik Keris ini  ini akan gratis dan bulan berikutnya akan dikenakan biaya untuk biaya pemeliharaan dan operasional.

Tags: , ,