Saham Persis Solo Dilego, Berharap Ada Investor

Saham Persis Solo Dilego, Berharap Ada Investor

Seperti yang diketahui, dua pemegang saham utama klub Persis Solo dikabarkan akan menjual sahamnya dalam waktu yang bersamaan.

Surat resmi penawaran saham dari PT Syahdana Property Nusantara (SPN) telah diterima oleh para pemilik saham minoritas pada akhir pekan kemarin. Surat bernomor 23/SU/SPN/II/2021 tersebut menuliskan perihal Penawaran Saham PT SPN yang ditandatangani Direktur Utama PT SPN Dedi M Lawe yang dibuat di Jakarta pada 1 Februari 2021.

Dalam kesempatan pertama, 20 persen saham Persis Solo itu ditawarkan terbatas kepada pemilik saham lainnya sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Jika tidak ada tanggapan hingga 30 hari ke depan, maka PT SPN akan menawarkan saham tersebut kepada pihak ketiga.

Tak berlangsung lama dari hal tersebut, pemilik saham mayoritas, Vijaya Fitriyasa juga melakukan hal yang sama. Dia merupakan pemilik 70 persen saham Persis Solo. Salah satu pemilik saham minoritas, Rio Arya Surendra mengaku sudah menerima surat penawaran.

Baca Juga:  Giliran Ahok Temui Gibran di Solo, Ini yang Dibahas

Rio mengatakan, “Saya mendapat surat penawaran Selasa kemarin”.

Menurutnya, semua pemilik saham minoritas juga sudah memperoleh surat penawaran tersebut.

Dengan adanya dua penawaran tersebut, 90 persen saham Persis Solo tengah menunggu pemilik baru. Sisa saham yang 10 persen saat ini dipegang oleh internal Persis Solo serta beberapa pendiri kesebelasan tersebut.

Terkait hal itu, salah satu tokoh kelompok suporter Pasoepati yakni Ginda Ferachtriawan turut angkat bicara.

Melansir dari BengawanNews pada hari Rabu (17/2/2021) kemarin, Ginda mengatakan, “Mereka membeli klub lantas dijual lagi sebelum perang”.

Ia juga mengakui bahwa cukup terkejut dengan langkah yang diambil oleh para pemilik saham utama tersebut.

Para pemilik saham utama tersebut belum lama menguasai saham mayoritas kesebelasan sepak bola Persis Solo.

Baca Juga:  KAI Commuter Terbitkan Kartu Multi Trip Edisi Khusus Solo

“Ini belum kompetisi kok sudah dijual”, imbuh Ginda.

Pihaknya berharap saham-saham itu bisa terjual kepada pihak-pihak yang memiliki komitmen kuat untuk membesarkan Persis Solo.

Terpisah, Ketua Askot PSSI Surakarta, Paulus Haryoto berharap segera ada investor yang bisa mengakuisisi mayoritas saham Persis Solo yang dilego. Ia juga memastikan Askot PSSI Solo tidak mampu untuk membelinya.

“Kemampuan Askot Solo terbatas, kita harus realistis saja. Harganya pasti juga miliaran. Ya siapa tahu nanti ada orang yang bisa untuk mengakuisisi,” katanya.

“Harapan kami siapapun nanti yang membeli, bisa bersinergi dengan seluruh pemilik saham. Paling utama tentu membawa Persis ke tangga juara dan ke arah yang lebih baik,” jelas Paulus Haryoto.

Tags: , ,