Sampel Uji Swab Numpuk Mencapai 1.827 Spesimen Di RS UNS

Sampel Uji Swab Numpuk Mencapai 1.827 Spesimen Di RS UNS

Sebanyak 1.827 spesimen swab menumpuk dan menunggu diproses di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret atau RS UNS Solo. Sejak awal memberikan layanan tes swab PCR, laboratorium RS UNS sudah memeriksa sejumlah 12.488 sampel uji swab masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho kepada wartawan dalam jumpa pers daring, hari Senin (27/7/2020).

“Sejak laboratorium Covid-19 RS UNS menjalankan layanan pemeriksaan swab [RT-PCR] tanggal 13 April hingga 27 Juli secara kumulatif sudah memeriksa sejumlah 12.488 sampel. Sebanyak 1.827 sampel masih dalam proses,” ujarnya.

Sampel tersebut berasal daerah Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Solo, dan wilayah lain di Jawa Tengah. Jamal menambahkan untuk pasien Covid-19, secara kumulatif RS UNS sudah merawat 141 kasus pasien positif Covid-19.

Pada 27 Juli 2020, RS UNS Solo merawat 35 pasien dengan perincian 33 positif Covid-19 dan dua orang menunggu hasil uji spesimen swab. Semuanya dirawat di bangsal lantai V dan lantai VII, dan sebagian di Rumah Singgah RS UNS.

Baca Juga:  Ikut Cegah Covid-19, ISI Solo Ciptakan Tembang Dolanan

“Mereka terdiri atas masyarakat umum dan tenaga kesehatan,” lanjutnya.

Sementara hal tersebut, Direktur RS UNS Solo yang juga hadir saat jumpa pers, Hartono, mengatakan selama Juli RS UNS merawat sejumlah total 123 pasien positif Covid-19. Dari jumlah tersebut dinyatakan sembuh 90 orang, dua orang lainnya meninggal dunia.

“Dari 123 yang dirawat itu, dua orang meninggal dunia,” ujar Hartono dalam jumpa pers yang juga diikuti Wakil Rektor Bidang Akademik Ahmad Yunus serta Dekan Fakultas Kedokteran Reviono.

Tidak hanya soal spesimen swab, dalam jumpa pers tersebut juga dipaparkan data mengenai waktu rata-rata perawatan pasien Covid-19 di RS UNS Solo (length of stay) yakni 6,5 hari. Waktu perawatan terpendek empat hari dan waktu perawatan terlama 13 hari.

Baca Juga:  LPPM UNS Solo Lockdown 10 Hari Imbas 2 Pejabat Meninggal Positif Covid-19

RS UNS Solo didukung 660 tenaga medis dan paramedis, dengan perincian dokter spesialis dan dokter gigi spesiallis sebanyak 41 orang, dokter umum sebanyak 29 orang, dokter gigi dua orang.

Paramedis 415 orang, nonparamedis sebanyak 168 orang, dan direksi lima orang. RS UNS juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan di sebagai bagian dan upaya epidemiologis untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Sementara hal tersebut, Reviono menambahkan masih ada beberapa mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat di RS UNS dan RSUD dr Moewardi Solo.

“PPDS masih ada yang dirawat di RS UNS dan RSUD Moewardi. Kalau yang dokter spesialis sudah sembuh semua dan sudah kembali bekerja,” tutupnya.

Tags: , ,