Satgas Covid-19 Karanganyar Gencarkan Operasi Yustisi

Satgas Covid-19 Karanganyar Gencarkan Operasi Yustisi

Untuk terapkan protokol kesehatan, tim gabungan Satgas Penanggulangan Covid-19 Karanganyar akan semakin menggencarkan operasi yustisi.

Peningkatan operasi yustisi tersebut dilakukan menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Operasi yustisi akan merata dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Karanganyar.

Yopi Eka Jati Wibowo selaku Kepala Satpol PP Karanganyar menyampaikan bahwa peningkatan operasi yustisi dilakukan di ruang publik seperti terminal, pusat kegiatan perekonomian maupun Kecamatan yang ada.

Pada hari Rabu (10/2/2021) ini, Yopi menuturkan, “Operasi yustisi dan operasi non yustisi dengan adanya PPKM Jawa-Bali ini akan ditingkatkan dari yang telah kita lakukan saat ini dengan tim gabungan dari berbagai unsur. Seperti TNI, Polri, Satpol PP, BPBD serta para relawan”.

Ia juga menambahkan bahwa selama penerapan PPKM, baik tahap pertama dan kedua serta penerapan PPKM skala mikro, pihaknya mengambil tindakan yang lebih tegas.

Baca Juga:  Pemerintah Akan Buka Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13

Yopi menjelaskan, “Tegas tapi humanis. Aturan tetap kita tegakkan. Untuk Itu, kami kembali menegaskan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan berbagai aktifitas”.

Sementara itu, jika melihat pada data yang diunggah oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar hingga hari Selasa (9/2/2021) kemarin, jumlah kasus Covid-19 tercatat sebanyak 320 kasus.

Jumlah tersebut terinci sebagai berikut: sebanyak 188 orang isolasi mandiri, 132 orang jalani rawat inap, dan jumlah meninggal dunia sebanyak 238 orang. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh adalah sebanyak 4.715 orang.

Diberitakan sebelumnya, untuk persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dalam membuat rumah sakit khusus Covid-19 dalam waktu dekat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mengajukan bantuan penambahan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) dan sarpras ke Pemprov Jateng.

Baca Juga:  Awas, Inilah 3 Situs Bodong Kartu Prakerja Gelombang 12

Sundoro selaku Plt. Kepala Dinkes Karanganyar menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong rumah sakit khusus Covid-19 untuk meningkatkan kapasitas.

Tetapi, kendala utama yang dihadapi yakni tidak imbangnya jumlah tenaga kesehatan dengan jumlah tempat tidur.

Sehingga hal tersebut membuat rumah sakit khusus Covid-19 tidak bisa meningkatkan kapasitas tempat tidur di ruang isolasi secara maksimal.

Terkai permohonan bantuan SDMK, itu juga untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam menangani pasien Covid-19.

Pada hari Minggu (7/2/2021) lalu, Sundoro mengatakan, “Memang kami terus mendorong. Tapi kan ada jumlah ideal untuk SDMK yang menangani. Jadi tidak semudah menambah tempat tidur saja. Kendala utamanya kan tidak imbang jumlahnya”.

Tags: , ,