Satpol PP Solo Akan Tutup Pasar Yang Langgar Prokes Saat “Jateng di Rumah Saja”

Satpol PP Solo Akan Tutup Pasar Yang Langgar Prokes Saat "Jateng di Rumah Saja"

Jika kedapatan melanggar protokol kesehatan (prokes) saat pelaksanaan ” Jateng di Rumah Saja” pada Sabtu (6/2/2021) dan Minggu (7/2/2021), Satpol PP Kota Solo, akan langsung menutup operasional pelaku usaha atau pasar tradisional.

Arif Dermawan selaku Kepala Satpol PP Kota Solo menyampaikan bahwa sanksi penutupan secara langsung terhadap pelaku usaha dan pasar tradisional karena gerakan Jateng di Rumah Saja merupakan kejadian luar biasa (KLB).

Pada hari Jumat (5/2/2021) kemarin, Arif menuturkan, “Ini karena KLB tidak sesuai dengan SE. Kalau di SE ada tahapannya. Karena KLB langsung dilakukan penutupan”.

SE yang dimaksud adalah Surat Edaran Wali Kota nomor 067/258 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Solo dalam rangka “Gerakan Jateng di Rumah Saja”.

Baca Juga:  Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2021

Untuk informasi, edaran tersebut dibuat berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk Pengendalian Covid-19.

Surat Edaran Gubernur Jateng Nomor 443.5/0001933 tertanggal 2 Februari 2021 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Tahap II di Jateng.

Arif menjelaskan, “Penutupan sementara operasional usaha bagi pedagang pasar tradisional yang melanggar ketentuan protokol kesehatan selama tujuh hari. Kemudian bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar protokol kesehatan selama satu bulan”.

Ia juga menyampaikan, bahwa selama pelaksanaan Jateng di Rumah Saja tidak ada permainan anak-anak di mal atau pusat perbelanjaan. Jika ditemukan ada wahana permainan, maka langsung ditutup sementara operasionalnya selama satu bulan.

Baca Juga:  Pasien di Ruang Isolasi di Karanganyar Mulai Berkurang

“Semua hiburan bukan hanya hiburan malam kalau melanggar protokol kesehatan kita langsung tutup,” ujarnya.

Hal yang dimaksud adalah tempat hiburan malam, game online, tempat wisata, dan fasiltas umum.

Ia juga menambahkan bahwa akan ada pos penegakan protokol kesehatan di setiap pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan untuk melakukan pengawasan dan pemantauan bagi pelanggar protokol kesehatan.

Pos penegakan protokol kesehatan dijaga oleh petugas gabungan.

Tags: , ,