Satpol PP Solo Tertibkan Pedagang Petasan

Satpol PP Solo Tertibkan Pedagang Petasan

Satpol PP Kota Solo sebelumnya sudah memberikan peringatan kepada pedagang petasan.

Namun, lantaran tetap nekat berjualan, sebanyak dua pedagang petasan ditertibkan.

Pada hari Minggu (25/4/2021) Arif Dermawan selaku Kepala Satpol PP Kota Solo mengatakan, “Ada dua pedagang petasan terpaksa kami tertibkan karena masih nekat menjual kembang api yang memiliki unsur ledakan itu”.

Arif menambahkan bahwa sebelum ditertibkan, Satpol PP sudah memberikan peringatan. Sampai akhirnya tindakan tegas diberlakukan karena tetap nekat berjualan dengan menutup lapak.

Pihaknya juga menghimbau agar pihak orang tuan dapat mengawasi kegiatan anak-anaknya.

“Kami minta para orang tua bisa lebih mengawasi anaknya saat bermain. Jangan sampai memberikan uang pada anak hanya untuk membeli petasan,” ujarnya.

Selain itu, Arif juga menyampaikan bahwa penertiban penjual petasan ini bisa jadi pelajaran pedagang lainnya agar tidak menjual petasan yang dapat mengganggu masyarakat.

Ia juga menyinggung terkait kondisi saat ini yang masih dalam suasana pandemi Covid-19 sehingga harus berhati-hati tidak berkerumun bermain petasan.

“Kita tahu beberapa waktu ini terjadi penambahan pasien baru untuk Covid-19 di Solo, semua harus hati-hati dalam menyikapinya,” tegasnya.

Arif menambahkan bahwa pihaknya tak segan untuk membina dan meminta kesanggupan orang tua dalam mengawasi pola bermain anak-anaknya.

Selain itu, juga melakukan pembinaan pada pedagang agar tidak berjualan petasan selama Ramadan dan Lebaran.

Diberitakan sebelumnya, selama sepekan Ramadhan , mereka sudah mengamankan sebanyak 27 orang yang tertangkap tangan menyalakan petasan.

Arif menyampaikan bahwa pihaknya hanya memberikan pembinaan kepada mereka yang tertangkap tangan. Pasalnya, semuanya merupakan anak di bawah umur.

Pada hari Senin (19/04/2021) kemarin, Arif mengatakan, “Orang tuanya kami panggil”.

Kemudian anak-anak tersebut dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing.

Tags: , ,